Perang Rusia dan Lockdown Turut Memengaruhi Karoseri Pembuat Bodi Bus

Kompas.com - 31/05/2022, 11:02 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com - Perang antara Rusia dengan Ukraina sampai saat ini masih berlangsung. Efeknya bahkan sampai terasa ke Industri di Indonesia, salah satunya adalah karoseri bus.

Karoseri di Indonesia memiliki peran untuk membuat bodi dari sasis kendaraan. Jadi sasis yang awalnya kosong dibuatkan bodi bus, bak truk, dan masih banyak lagi.

Stefan Arman, Technical Director CV Laksana mengatakan, perang antara Rusia dan Ukraina turut memengaruhi produksinya di karoseri.

Baca juga: Para Sopir Bus Perhatikan Ini untuk Antisipasi Kecelakaan

Uji guling Karoseri Laksanabus-truck.id Uji guling Karoseri Laksana

Tapi sekarang isunya perang dan krisis energi, memang dunianya bergejolak terus," ucap Stefan di Ungaran belum lama ini.

Stefan menjelaskan, adanya perang tadi memengaruhi harga barang baku yang naik jauh. Komponen yang naik harganya seperti besi dan aluminium sehingga sangat memengaruhi produksi bodi bus.

"Pasti harga barang naik berlipat-lipat. Aluminium, besi, itu naik (harga) luar biasa," ucap Stefan.

Baca juga: Honda Rilis CB190SS Model 2022, Titisan Tiger


Selain harga barang baku yang naik, Karoseri juga menghadapi masalah soal suplai barang. Adanya lock down di beberapa kota di China membuat kiriman komponen bus terhambat ke Indonesia.

"China saat ini masih lock down, ini sebenarnya suplai barang dari mereka agak tersendat lagi," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.