Kompas.com - 23/05/2022, 12:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Helm menjadi salah satu pelindung pengendara motor saat berkendara. Pemakaiannya juga tidak bisa sembarangan, atau helm tidak dapat melindungi kepala secara maksimal.

Masih ada pengendara motor yang tidak memakai helm saat berkendara, atau memakai helm dengan tidak baik. Misalnya, memakai helm dengan ukuran yang tidak sesuai dengan ukuran kepala, atau tidak mengancingkan tali helm sehingga helm menjadi longgar atau mudah lepas.

Seperti yang terekam oleh unggahan akun Instagram @dashcam_owners_indonesia. Pengendara motor terjatuh dan helmnya terlempar ke arah tengah jalan.

Baca juga: Tips Memilih Helm yang Nyaman buat Pengendara Motor Wanita

Saat memakai helm, penting bagi pengendara motor untuk mengancingkan tali helm sehingga helm bisa melekat pada kepala dengan baik. Saat terjadi benturan, helm tidak mudah lepas dan bisa meminimalisir benturan.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani menjelaskan bahwa kurangnya pendidikan tentang keselamatan menjadi salah satu alasan mengapa pengendara motor kerap menyepelekan helm.

"Selain itu, pemahaman akan risiko yang fatal jika mengendarai motor tanpa helm juga masih kurang. Padahal banyak potensi bahaya di jalan raya yang sewaktu-waktu bisa terjadi pada pengendara," ucap Agus kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

Baca juga: Viral Video Sopir Pajero Arogan di Jalan Tol, Tampar Pengendara Lain

Yang terpenting, Agus menjelaskan helm berfungsi untuk melindungi organ tubuh manusia yang paling vital saat terjadi kecelakaan; yaitu bagian otak di kepala.

Di samping itu, visor yang ada pada helm juga melindungi wajah pengendara motor selama perjalanan agar terhindar dari objek-objek yang bisa mengganggu perjalanan, seperti debu dan material lain.

"Visor dapat melindungi bagian muka dari berbagai macam potensi bahaya yang ada. Misalnya seperti batu kerikil yang tiba-tiba mental, debu di jalan, dan binatang kecil yang tidak terlihat," ucap Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.