Kompas.com - 23/05/2022, 07:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem pembayaran jalan tol dengan transaksi non tunai nirsentuh alias multi lane free flow (MLFF) akan mulai diuji coba pada tahun ini.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, diharapkan pengguna jalan tol tak akan terkejut jika beberapa ruas jalan tol tak lagi pakai gerbang tol untuk proses pembayaran tol.

"Secara timeline, kita mengharapkan akan memulai proses uji coba di tahun ini. Harapannya, tidak ada technical issue sehingga akan dilakukan implementasi secara bertahap," katanya dalam diskusi virtual beberapa waktu lalu.

Baca juga: Alasan Kenapa Lampu Belakang Truk Tampil Sederhana

Pemerintah akan mengganti sistem pembayaran jalan tol dari uang elektronik atau biasa dikenal e-toll menjadi sistem tanpa sentuh Multi Lane Free Flow (MLFF). Kementerian PUPR Pemerintah akan mengganti sistem pembayaran jalan tol dari uang elektronik atau biasa dikenal e-toll menjadi sistem tanpa sentuh Multi Lane Free Flow (MLFF).

Danang mengatakan, uji coba sistem baru ini akan dilakukan sampai akhir 2022. Adapun sistem akan mulai diberlakukan penuh pada 2023.

"Bertahapnya seperti apa, sangat tergantung dengan uji coba itu yang dilakukan sampai pada Desember. Tapi dari perjanjiannya, secara penuh itu implementasi akan diaksanakan di 2023 mendatang," katanya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi sebelumnya, yang mengatakan bahwa sistem MLFF sudah dilakukan simulasi dan saat ini dalam proses riset dan pengembangan pihak terkait.

Baca juga: Ada Bahaya Mengintai Gunakan Kaca Spion Motor Kecil

Hanya saja, belum dikatakan secara pasti kapan waktu uji coba sistem MLFF akan diterapkan. Termasuk, ruas jalan tol mana saja yang diujikan dan bagaimana pengenaan dendanya nanti.

Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama 2.Dok. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama 2.

Danang memastikan bahwa proses peralihan sistem pembayaran tol ke MLFF akan ada transisinya. Jadi kemungkinan masih akan ada gerbang tol di ruas tertentu guna memperlanjar mobilitas.

Baca juga: Viral Video Sopir Pajero Arogan di Jalan Tol, Tampar Pengendara Lain

"Kita akan lakukan secara bertahap. Jadi ini bukan sesuatu yang langsng berubah, kita juga melihat technology readyness-nya, consumer behavior, serta law enforcement readyness-nya," ucapnya.

"Jadi kita lakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan kita untuk mengadaptasi teknologi baru ini," kata Danang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.