Aki Massiv, Buatan Dalam Negeri yang Tembus Pasar Internasional

Kompas.com - 19/05/2022, 16:24 WIB


JAKARTA,KOMPAS.com— Aki Massiv menjadi salah satu produk dalam negeri yang sukses masuk pasar otomotif internasional.

Berada di naungan PT Trimitra Baterai Prakarsa, total kapasitas produksi aki Massiv telah mencapai 5 juta terpasang per tahun.

Jumlah tersebut yaitu 65 persen untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan 35 persen untuk ekspor.

Baca juga: Toyota Indonesia Luncurkan xEV Center Sebagai Fasilitas Pembelajaran Elektrifikasi

Untuk pasar ekspor, sebagian besar diekspor ke Inggris atau uni Eropa, Australia, Arab Saudi, Yaman, Vietnam, Thailand, Kenya, Sudan, China, Taiwan, Argentina dan lainnya.

Heru Darmawan, Quality Assurance Department Head PT Trimitra Baterai Prakarsa mengatakan, di pabrik Massiv juga membuat beberapa tipe baterai yang secara konsisten menggunakan standar internasional.

Pabrik Aki Massiv di Cilincing Jakarta UtaraJanlika Putri/ Kompas.com Pabrik Aki Massiv di Cilincing Jakarta Utara


"Standar produksi tersebut antara lain Deutsches Institute fur Normung (DIN), Japanese Industrial Standards (JIS), Australia Standards (AS) dan lain-lain. Bahkan Kami juga membuat aki untuk perahu, hanya saja aki ini lebih banyak diekspor ke Australia,” kata Heru kepada wartawan, Selasa (19/5/2022).

Heru juga menyebutkan jika perusahaan tersebut tidak hanya memproduksi aki untuk mobil saja, Massiv juga memperoduksi aki untuk motor. Hanya saja pabrik aki motor berada di kawasan Tangerang.

“Di pabrik Massiv ini juga membuat beberapa tipe baterai yang secara konsisten menggunakan standar internasional. Standar produksi tersebut antara lain Deutsches Institute fur Normung (DIN), Japanese Industrial Standards (JIS), Australia Standards (AS) dan lain-lain. Bahkan Kami juga membuat aki untuk perahu, hanya saja jenis aki ini lebih banyak diekspor ke Australia,” kata Heru.

Pabrik Aki Mobil Massiv di Cilincing, Jakarta UtaraJanlika Putri/ Kompas.com Pabrik Aki Mobil Massiv di Cilincing, Jakarta Utara

Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Sumo, Kernet Gantikan Sopir Utama

Pabrik yang telah berdiri sejak Februari 1991 tersebut memproduksi jenis aki basah dan juga aki kering. Saat ini mesin-mesin robotik sudah dilibatkan dalam produksi sehingga bekerja sama dengan manusia.

Mulai proses awal hingga proses finishing sudah dikerjakan secara detail dan presisi meski menggunakan mesin. Di Indonesia sendiri, produk turunan dari aki Massiv yakni Massiv Amal, XP dan Thunder.

“Kami melakukan proses produksi aki dengan mengadopsi standar internasional. Proses fully automatic atau robotik kami lakukan dalam memproduksi Massiv Thunder dalam proses pembuatan plat di production line, sementara untuk Massiv Amal dan XP dalam proses pembuatan plat menggunakan proses semi automatic,” kata Heru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.