Kontrak Suzuki di MotoGP sampai 2026, Bos Dorna Masih Negosiasi

Kompas.com - 17/05/2022, 18:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kabar mundurnya Suzuki dari paddock MotoGP setelah musim 2022 membuat para pebalap, mekanik, manajer tim hingga para fans pabrikan tersebut terpukul.

CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta mengatakan, pihaknya memiliki kontrak mengikat secara hukum dengan Suzuki, yang memastikan partisipasi pabrikan dalam seri MotoGP hingga 2026.

Menurutnya, Suzuki masih dalam encana untuk berhenti dari seri Grand Prix pada tahun 2023, tetapi merek tersebut harus menyetujui persyaratan dengan Dorna sebelum secara resmi menarik diri.

Baca juga: Update Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per Mei 2022

Presiden Joko Widodo (kanan) memberikan cenderamata kepada CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta (kedua kiri) disaksikan pembalap Red Bull KTM Factory Racing Miguel Oliveira (kiri) di podium seusai balapan MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu (20/3/2022).ANTARA FOTO/ANDIKA WAHYU Presiden Joko Widodo (kanan) memberikan cenderamata kepada CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta (kedua kiri) disaksikan pembalap Red Bull KTM Factory Racing Miguel Oliveira (kiri) di podium seusai balapan MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu (20/3/2022).

Suzuki sebelumnya relah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa perubahan besar dan tantangan dalam industri otomotif belakangan ini jadi alasan mundurnya pabrikan asal Hamamatsu dari MotoGP.

Ezpeleta sebetulnya cukup berempati dengan masalah Suzuki baru-baru ini, oleh sebab itu ia masih membuka peluang untuk berdiskusi bersama tim pabrikan Suzuki.

“Saya diberitahu oleh Livio Suppo bahwa keputusan itu tidak dilanjutkan setelah musim ini,” ujar Ezpeleta, dikutip dari Ride Apart (17/5/2022).

Baca juga: Enggak Perlu ke Satpas, Begini Cara Perpanjang SIM Online

“Hal pertama yang kami katakan adalah bahwa kami dapat memahami, tetapi kami perlu berbicara untuk mengetahui situasinya karena kami memiliki perjanjian dengan Suzuki yang ditandatangani tahun lalu. Kita perlu memahami persis di mana masalahnya,” kata dia.

Tentu saja partisipasi tim pabrikan dalam MotoGP butuh biaya besar. Terlebih ini bukan pertama kalinya Suzuki meninggalkan MotoGP karena masalah keuangan.

“Bagi saya, penting untuk mengatakan bahwa kami jelas tidak senang dengan kepergian Suzuki, tetapi yang paling penting adalah performa (Suzuki) dalam kondisi sangat baik,” ucap Ezpeleta.

Baca juga: Catat, Ini 13 Ruas Jalan di Jakarta yang Kena Ganjil Genap

Suzuki ingin kembali ke MotoGP sebagai tim Factory.motogp.com Suzuki ingin kembali ke MotoGP sebagai tim Factory.

“Tergantung pada bagaimana proposalnya, kami akan memutuskan apakah kami ingin mengganti Suzuki atau kami akan melanjutkan situasi seperti sekarang tanpa Suzuki,” tutur dia.

Dorna sedang mempertimbangkan beberapa pengganti untuk tempat grid Suzuki. Organisasi tersebut belum secara resmi mengungkapkan apakah tim pabrikan lain telah mengajukan proposal, tetapi tim satelit Moto3 Leopard telah secara terbuka menyatakan minatnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.