Arus Balik di Gerbang Tol Kalikangkung Lebih Ramai ketimbang Arus Mudik

Kompas.com - 11/05/2022, 12:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Dalam rangka pengamanan masyarakat saat melaksanakan mudik maupun balik lebaran tahun 2022, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) telah melaksanakam Operasi Ketupat Candi.

Dalam Analisa dan Evaluasi (Anev) Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2022 di Pospam Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, disebutkan bahwa arus balik di lokasi tersebut lebih ramai oleh kendaraan ketimbang saat arus mudik.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, total ada 753.335 kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah pada saat mudik, di mana puncak arus terjadi pada Sabtu (30 April 2022).

Baca juga: Alasan Polisi Bakal Tindak Kelompok Pesepatu Roda di Jalan Gatot Subroto

Sejumlah kendaraan pemudik melaju di Jalan Tol Palimanan-Kanci, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (27/4/2022). Uji coba sistem ganjil genap di Jalan Tol Trans-Jawa dilanjutkan hingga Gerbang Tol Kalikangkung untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan yang akan berdampak perlambatan hingga kemacetan panjang pada arus mudik Lebaran 2022.ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARA Sejumlah kendaraan pemudik melaju di Jalan Tol Palimanan-Kanci, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (27/4/2022). Uji coba sistem ganjil genap di Jalan Tol Trans-Jawa dilanjutkan hingga Gerbang Tol Kalikangkung untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan yang akan berdampak perlambatan hingga kemacetan panjang pada arus mudik Lebaran 2022.

Sedangkan untuk total arus balik dari data yang diterima, ada 784.663 kendaraan yang saat ini sudah meninggalkan Jawa Tengah.

“Artinya dari arus mudik dan balik ada selisih 31.318 yang meninggalkan Jawa Tengah,” ujar Luthfi, dilansir dari NTMC Polri (10/5/2022).

Ia menjelaskan, penambahan angka atau selisih ini diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu durasi arus balik yang pendek sehingga masyarakat berbondong-bondong melakukan perjalanan ke tempat asalnya.

Baca juga: Video Unik Mudik Lebaran, Sopir Bus Cuci Mobil di Depannya Saat Macet

“Kenapa terjadi penambahan arus balik, karena durasi arus mudik kemarin panjang sedangkan durasi arus balik pendek. Itu adalah analisa Harkamtibmas (Hari Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Satlantas (Satuan Lalu Lintas) yang kita lakukan,” ucap Luthfi.

Di sisi lain, Luthfi menyebut kejahatan yang terjadi khususnya pada saat lebaran mengalami peningkatan mencapai 295 persen.

Akan tetapi, peningkatan tersebut masih menjadi batas normal dengan tidak adanya kasus-kasus menonjol yang tidak menjadi atensi masyarakat.

“Ini sudah menjadi prediksi oleh Direktorat Kriminal Khusus maupun Umum bahwa dengan giat atau kebutuhan masyarakat meningkat maka angka kejahatan akan meningkat,” kata Luthfi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.