Mau Ganti Ban Mobil, Pakai Acuan Kondisi Fisik atau Ikuti Masa Pakai?

Kompas.com - 03/05/2022, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang lebaran, tentu ada saja yang mendapatkan uang Tunjangan Hari Raya (THR). Uang tambahan ini bisa dimanfaatkan untuk merawat kendaraan, salah satunya dengan mengganti ban.

Ban merupakan komponen penting pada mobil, karena satu-satu bagian yang bersentuhan dengan aspal. Oleh karena itu, ban secara rutin harus diganti agar mobil tetap aman digunakan.

Lalu, bagaimana untuk mengetahui kapan waktunya mengganti ban mobil, apakah tunggu sampai beberapa tahun, atau lihat kondisi fisiknya saja?

Baca juga: Akibat Gunakan Bahu Jalan, HR-V Nyaris Tabrak Mobil yang Sedang Ganti Ban

Ilustrasi ban mobil. PIXABAY/E BOUWEN Ilustrasi ban mobil.

On Vehicle Test PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal mengatakan, penggantian ban bisa berdasarkan kedua hal tadi. Mengingat ada saja mobil yang jarang digunakan, sehingga bannya masih dalam kondisi yang baik.

“Ban harus diganti jika kondisi fisiknya sudah tidak layak. Misal sudah gundul, sobek, atau ada kerusakan di beberapa bagian yang memang tidak bisa diperbaiki lagi,” ujar Zulpata saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Kerusakan yang dimaksud adalah seperti ban yang gembung, flat spot karena rem mendadak sampai keausan yang tidak rata dan sudah parah sehingga menimbulkan ketidaknyamanan saat berkendara.

Baca juga: Menggunakan Basis Sama, Ini Perbedaan Suzuki XL7 dengan Ertiga

Namun, Menurut Zulpata, selama ban masih dalam kondisi baik tidak perlu melakukan penggantian.

“Tidak ada masalah dengan usia atau dengan waktu produksi ban, selama ban masih dalam kondisi baik tidak perlu melakukan penggantian,” kata dia.

Perhatikan juga batas tinggi alur ban dengan mengecek Tread Wear Indicator (TWI) yang ada di telapak ban. Jika alur sudah menyentuh indikator tersebut, lebih baik segera lakukan penggantian ban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.