Kompas.com - 29/04/2022, 11:22 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com— Mengendarai mobil saat perjalanan mudik tidak luput dari rasa lelah atau mengantuk. Jarak kampung halaman yang jauh, belum lagi kondisi lalu lintas yang padat saat arus mudik menjadi tantangan bagi para pengemudi kendaraan pribadi.

Namun, banyak pengendara yang abai dan menunda waktu istirahat meski telah berkendara dengan durasi panjang. Perilaku ini akan membahayakan keselamatan jiwa pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lain karena berisiko tinggi.

Pakar kesehatan tidur Dr. Andreas Prasadja, RPSGT mengatakan jika ada tanda-tanda yang diberikan oleh tubuh yang mana pemiliknya harus segera berhenti mengendarai mobil untuk beristirahat.

Baca juga: Risiko Konsumsi Minuman Penambah Energi Saat Mudik

“Tanda sederhananya yang wajib segera diwaspadai saat mulai menguap. Saat menguap itu artinya tubuh mengantuk dan disusul dengan mata berair. Jika sudah seperti ini, itu tandanya harus segera istirahat,” kata Dr. Andreas saat dihubungi oleh Kompas.com.

Dr. Andreas juga menyebutkan, akan kian berbahaya saat pengemudi dalam keadaan menyetir, kepala pengemudi sudah bersandar di headrest.

Biasanya, saat posisi kepala sudah bersandar di headrest, mata dari pengemudi akan tidak fokus sehingga berkendara mulai oleng. Pada beberapa kasus, pengemudi tidak sadar telah melewatkan rambu lalu lintas.

Persiapan penerapan one way di jalan tol Km 268KOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Persiapan penerapan one way di jalan tol Km 268

“Dan tanda yang paling bahaya saat menyetir namun tiba-tiba baru sadar sudah sampai di lokasi tujuan. Jadi perjalanan 10 menit dan 15 menit yang lalu lewat begitu saja karena tidak sadar. Itu artinya sebagian otak pengemudi telah tertidur,” kata Dr. Andreas.

Baca juga: Mudik ke Jawa Tengah, Ini Lokasi SPBU Pertamina di Jalan Tol

Pakar kesehatan tidur tersebut menjelaskan jika kondisi tersebut sangatlah fatal. Meski mata masih terbuka, badan masih reflek, sebagian kecil otak pengendara masih ada ada insting nyetir, namun sebagian otak lagi tidur.

Apabila ada sesuatu yang terjadi mendadak, pengemudi mobil dalam kondisi ini tidak bisa menghindar. Maka dari itu penting untuk menyempatkan diri untuk beristirahat saat perjalanan mudik.

Istirahat yang dimaksud yaitu adalah tidur. Dengan tidur sejenak, tubuh dan otak akan mengisi energi kembali untuk melanjutkan perjalanan mudik.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.