Yamaha Bicara Peluang Kerja Sama Pengembangan Baterai Motor Listrik

Kompas.com - 25/04/2022, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Empat pabrikan sepeda motor yaitu Honda, Yamaha, KTM dan Piaggio, resmi membentuk konsorsium untuk mendorong kemudahan penggunaan baterai motor listrik.

Swappable Batteries Motorcycle Consortium (SBMC) yang sudah digaungkan sejak beberapa waktu lalu ini akan menjadi pijakan empat pabrikan tersebut memakai baterai dengan spesifikasi setipe.

Konsorsium akan fokus pada masalah masa pakai baterai, waktu pengisian ulang, infrastruktur dan biaya, serta menentukan spesifikasi teknis standar internasional untuk baterai yang dapat ditukar.

Baca juga: Hasil MotoGP Portugal 2022: Quartararo Juara, Drama Tabrakan Mir dan Miller

Motor listrik Yamaha E01Dok. YIMM Motor listrik Yamaha E01

Meski begitu, kesepakatan konsorsium dalam pengembangan baterai motor listrik yang dapat ditukar itu rupanya tidak berlanjut sampai Indonesia.

“Sebenarnya di Jepang konsorsium baterai, untuk pasar Jepang. Belum untuk Indonesia,” ujar Dyonisius Beti, Executive Vice President & COO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Jakarta (22/4/2022).

Walau demikian, Dyon berujar pihaknya tidak menutup kemungkinan perihal kerja sama dalam hal kendaraan listrik, lebih khusus soal baterai.

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2022 Usai GP Portugal, Quartararo Teratas

“Tapi, kenapa tidak kalau di Indonesia bisa, kita terbuka. Harganya seperti apa, kalau jatuhnya lebih mahal kita beli saja. Tapi pasti lebih murah kalau dilakukan di Indonesia,” ucap Dyon.

Seperti diketahui, Honda, Yamaha, KTM dan Piaggio akan memakai baterai berkapasitas paling rendah dari 48V sampai baterai tertinggi dengan daya 11 kW.

Secara garis besar keempat pabrikan punya beberapa target utama, pertama mengembangkan spesifikasi teknis baterai yang bisa ditukar. Kedua, mengkonfirmasi penggunaan sistem baterai untuk umum.

Baca juga: Catat, Daftar Kartu E-Toll buat Pembayaran Tol Saat Mudik

Skuter listrik Yamaha E-Vino.Febri Ardani/KompasOtomotif Skuter listrik Yamaha E-Vino.

Ketiga membuat, mempromosikan spesifikasi baterai dari konsorsium sebagai standar di Eropa dan badan standardisasi internasional. Dan, keempat memperluas penggunaan spesifikasi baterai dari konsorsium untuk tingkat global.

"Mobilitas perkotaan sedang melalui momen transisi yang sulit menuju elektrifikasi. Berkat konsorsium ini, sepeda motor akan tetap memegang peran kuncinya," ujar Chief of Strategy and Product Piaggio Michele Colaninno dikutip dari Reuters (25/4/2022).

Sementara itu, Chief Officer Operasi Sepeda Motor Honda Yoshishige Nomura mengatakan, tujuan konsorsium bertujuan untuk membuat sepeda motor listrik lebih nyaman bagi konsumen.

"Karena penggunaannya dalam skala besar dapat secara substansial berkontribusi pada penciptaan masyarakat yang lebih berkelanjutan," kata Nomura.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.