Catat, Ini Prediksi Titik Kemacetan saat Mudik Lebaran

Kompas.com - 09/04/2022, 19:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, prediksi puncak arus mudik Lebaran akan berlangsung sejak 29 April 2022.

Dari 85,5 juta orang yang diperkirakan bakal melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman, menurut survei yang dilakukan Kemenhub, pengguna kendaraan pribadi, khususnya mobil, bakal mendominasi jalur darat.

Saat ditanya terkait prediksi titik-titik kemacetan di jalur darat, Budi menjelaskan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan kepolisian. Namun sudah ada beberapa identifikasi lokasi rawan kepadatan.

Baca juga: Ini Daftar Kota Tujuan, Syarat, dan Cara Daftar Mudik Gratis Kemenhub

"Beberapa titik kemacetan yang sedang kita amati pertama adalah dari Jakarta sampai Cikampek, baik itu saat arus mudik atau balik. Kemudian berikutnya jalan nasional dari Pejagan sampai Perupuk di pinggir sungai karena ada kerusakan jalan, tapi sedang diupayakan perbaikannya," ujar Budi dalam Media Briefing, Jumat (8/4/2022).

Penyekatan Mudik di CikampekJASA MARGA Penyekatan Mudik di Cikampek

Selain itu, jalur lain yang juga sedang dicermati adalah terkait akses jembatan yang roboh di Lamongan. Kemacetan yang lain tentunya di Merak dan Bakauheuni, karena adanya beberapa perbaikan jalan.

Gerbang Tol Cikande juga masuk menjadi radar pengawasan dari Kemenhub bersama Korlantas terkait potensi kepadatan volume mobil yang berpotensi pada kemacetan.

"Untuk jalan rusak dan jembatan di Lamongan itu sudah dalam perbaikan. Mudah-mudahan 10 hari menjelang (arus mudik) sudah bisa diatasi," kata Budi.

Baca juga: Jumlah Pemudik Naik Jadi 85,5 Juta, Kendaraan Pribadi Mendominasi

Antisipasi lain yang juga diawasi adalah terkait titik kemacetan pada semua lokasi wisata, terutama yang alam, seperti Ungaran, Baturaden, Pangandaran, dan lainnya.

One Way saat mudik lebaranKOMPAS.com One Way saat mudik lebaran

Sedangkan pada jalan nasional, pengawasan titik rawan macet ada di sekitar Bawen, Salatiga, sampai mengarah ke Kartosuro. Termasuk juga akses dari Magelang yang menuju Yogyakarta.

"Memang cukup banyak daerah yang rawan kemacetan, namun demikian kami sudah menyiapkan beberapa skema, termasuk petugas jaga pada pos pelayanan rawan kemacetan, kecelakaan, dan juga rawan bencana alam," ujar Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.