Mudik Lebaran, Polisi Pastikan Tak Ada Penyekatan

Kompas.com - 08/04/2022, 07:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyatakan akan mengizinkan kegiatan mudik pada Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran pada tahun ini.

Sehubungan dengan hal tersebut, Polri juga memastikan tidak akan melakukan penyekatan atau menghambat masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Kendati demikian, Kakorlantas Irjen Pol Firman Shantyabudi mengimbau, agar masyarakat yang hendak melakukan mudik agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Baca juga: Simak Tarif Tol Jakarta ke Bandung buat Kendaraan Golongan I 

Seperti saat berkendara tidak melebihi kecepatan 100 kilometer per jam (kpj) di jalan bebas hambatan atau jalan tol.

“Jadi kami tidak ada perintah langsung untuk penyekatan apalagi menghambat masyarakat di jalan. Namun juga, masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu di jalan,” ucap Firman melalui keterangan resmi, Kamis (7/4/2022).

Kendaraan melintasi Tol Pejagan - Brebes, Jawa Tengah, saat arus mudik lebaran H-6, Sabtu (11/7/2015). Tol Pejagan-Brebes dioperasikan untuk mengurangi kemacetan arus mudik lebaran meski kondisi fisik jalan masih jelek. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKRISTIANTO PURNOMO Kendaraan melintasi Tol Pejagan - Brebes, Jawa Tengah, saat arus mudik lebaran H-6, Sabtu (11/7/2015). Tol Pejagan-Brebes dioperasikan untuk mengurangi kemacetan arus mudik lebaran meski kondisi fisik jalan masih jelek. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Firman melanjutkan, dalam mengawal pelaksaan mudik tahun ini, pihaknya akan bertindak humanis dan ikhlas.

Pihaknya juga akan melakukan bantuan kepada masyarakat yang ingin mudik namun belum melakukan vaksin Covid-19, dengan cara menyiapkan sejumlah pos-pos pelayanan untuk memberikan vaksin kepada masyarakat.

Baca juga: Kasus Bus Terbakar, Lebih Aman Pakai Colokan USB Dibanding Stop Kontak

“Tentunya sangat humanis karena perintah dari pimpinan sudah jelas tidak ada penyekatan oleh kami kami justru membantu apabila masyarakat yang membutuhkan vaksin. Jadi kami menyiapkan pos-pos pelayanan,” kata dia.

Lebih lanjut, Firman menegaskan, volume arus mudik tahun ini akan berbeda dan diprediksi akan besar. Sehingga pihaknya tidak akan melakukan penghambatan.

“Karena kami yakin volume yang sedemikian besar kami tidak akan mengambil risiko terlalu banyak untuk menghambat arus masyarakat yang akan pulang,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.