Kompas.com - 27/03/2022, 11:29 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com— Memiliki kendaraan roda empat tidak hanya sekedar mampu mengendarainya saja, namun juga diperlukan perawatan.

Menjaga mobil agar tetap bersih menjadi salah satu cara agar performa mobil tetap optimal.
Oleh karena itu, mobil juga sesekali harus di cuci agar tetap bersih.

Akan tetapi, beberapa elemen mobil justru dilarang untuk di cuci. Saat sedang mencuci mobil, ruang mesin menjadi bagian dari kendaraan yang tidak diperbolehkan untuk di cuci.

Baca juga: Mulai 1 April 2022 Ngebut di Jalan Tol Bakal Kena Tilang, Catat Batas Kecepatannya

“Tidak aman, karena air bisa masuk ke socket wiring yang bisa menyebabkan short circuit,” kata Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Division Service PT Astra Daihatsu Motor (ADM) pada Kompas.com baru-baru ini.

Pada bagian mesin mobil, terdapat banyak komponen kelistrikan yang menjadi bagian penting dari kendaraan. Apabila komponen kelistrikan tersebut terkena air saat mobil di  cuci, maka akan terjadi short circuit.

Short circuit adalah hubungan arus pendek atau korsleting pada bagian kelistrikan. Korsleting terjadi ketika aliran listrik yang mengalir tidak sesuai dengan nilai hambatan.

Ilustrasi mencuci mobildok.Coversuper Ilustrasi mencuci mobil

Jika dibiarkan akan  mebuat komponen kelistrikan rusak.  Bahkan mengakibatkan lonjakan arus listrik yang besar, serta timbulkan percikan api yang membuat mobil terbakar hingga ledakan.

Maka dari itu, Bambang tidak menganjurkan bagian mesin mobil untuk di cuci. Kendati tujuannya untuk membersihkan, tapi cara ini sangatlah tidak tepat.

Baca juga: Relawan Pengawal Ambulans Dilarang tapi Kadang Dibutuhkan

Hendaknya, mesin mobil dibersihkan menggunakan lap basah saja. Cara ini lebih aman tanpa mengganggu komponen kelistrikan yang ada di mobil. Jangan pula membersihkan bagian mesin mobil menggunakan mesin steam karena akan menyeprotkan banyak air. 

“Yang aman membersihkan ruang mesin menggunakan lap basah saja. Tidak perlu disemprot apalagi pakai steam,” tutup Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.