Bagaimana Jika Ambulans Kosong, Perlukah Pakai Sirine dan Dapat Hak Prioritas Jalan?

Kompas.com - 27/03/2022, 10:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ambulans merupakan salah satu kendaraan yang mendapat hak utama di jalan raya. Ketika ambulans menyalakan sirine maka wajib pengguna jalan memberikan jalan.

Tapi kenyataan di lapangan ada saja polemik yang terjadi. Salah satunya apakah ambulans boleh menyalakan sirinie jika tidak sedang membawa pasien atau dalam keadaan kosong untuk mendapat hak utama?

Budiyanto, pengamat masalah transportasi dan hukum, mengatakan, pada saat membawa orang sakit atau kritis maka ambulans wajib menyalakan isyarat lampu warna merah dan membunyikan sirene.

Baca juga: Usai MotoGP, FIA Cek Sirkuit Mandalika untuk Balap Mobil

Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalulintas Polda Sulsel mengamankan sebuah ambulans yang mengangkut sebuah motor tanpa dokumen berupa BPKB dan STNK dengan ugal-ugalan di jalan trans Sulsel di Kabupaten Maros.Ist Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalulintas Polda Sulsel mengamankan sebuah ambulans yang mengangkut sebuah motor tanpa dokumen berupa BPKB dan STNK dengan ugal-ugalan di jalan trans Sulsel di Kabupaten Maros.

"Sebagai tanda kendaraan bermotor yang memiliki hak utama, berarti harus mendapatkan prioritas perjalanan. Kemudian apabila kendaraan ambulans kosong sebaiknya tidak menyalakan isyarat lampu dan sirene dan perlu minta prioritas," kata Budiyanto kepada Kompas.com, Minggu (27/3/2022).

Mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya itu mengatakan, jika belum terisi pasien maka sebaiknya meminta pengawalan kepada petugas.

"Kemudian apabila kendaraan ambulans kosong sebaiknya tidak menyalakan isyarat lampu dan sirene dan tidak perlu minta prioritas. Apabila ingin menjeput pasien sebaiknya minta pengawalan dari petugas kepolisian untuk membuka jalan dan kelancaran selama di jalan," ungkapnya.

Baca juga: Mulai 1 April 2022 Ngebut di Jalan Tol Bakal Kena Tilang, Catat Batas Kecepatannya

Viral, video oknum Mahasiswa yang sedang KKN berjoget di atas ambulansKOMPAS.com/KURNIA TARIGAN Viral, video oknum Mahasiswa yang sedang KKN berjoget di atas ambulans

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu menilai, tak apa menyalakan sirine meski belum ada pasien yang penting akan menuju ke lokasi.

"Di sini itu ternyata kadang jadi masalah, dia (ambulans) kosong padahal dia menuju tempat. Tujuh kelompok prioritas itu pertama pada pemadam kebarakan, kedua ialah ambulans yang sedang melakukan evakuasi, baik yang berangkat menuju dan membawa korban," katanya.

"Kecuali tidak dalam hal itu tidak boleh, itu namanya abuse of law. Itu sama saja dalam arti penyalahgunaan power atau abuse of policy, yaitu penyalahgunaan aturan. Itu tidak boleh dan ada sanksinya juga," kata Jusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.