Kompas.com - 25/03/2022, 10:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Total dua pengendara sepeda motor menderita luka setelah tertimpa atap kanopi di jalan Pahlawan Revolusi, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (23/3/2022).

Dikutip dari Megapolitan.Kompas.com, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur Budhy Novian menjelaskan bahwa korban adalah ibu dan anak yang sedang berboncengan.

"Jadi karena memang atap kanopi terbang ke jalan, pada saat itu ada yang naik motor, ketimpa," ujar Budhy seperti dikutip Kompas.com.

Baca juga: Video Viral Pemotor Ribut dengan Pengendara Mobil di JLNT Casablanca

Selama musim penghujan, pengendara motor sebaiknya tidak memaksakan untuk melanjutkan perjalanan khususnya jika cuaca semakin memburuk. Selain kemungkinan tertimpa objek yang diterpa angin, ada banyak bahaya lain yang juga mengintai.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menjelaskan, keputusan yang paling baik saat hujan deras adalah berhenti dan berteduh.

"Pertama, yang paling bijak adalah berhenti, berteduh (saat hujan deras). Mengapa? Satu, alasan keselamatan. Karena pada saat kita berkendara pada lintasan basah, cengkeraman ban itu akan berkurang," jelas Jusri pada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Dampak dari cengkeraman ban yang berkurang, lanjut Jusri, membuat jarak pengereman sepeda motor semakin panjang. Ini dapat menyebabkan motor lebih mudah mengalami slip.

Ilustrasi pengendara sepeda motor menerabas hujan.Foto: Wahana Ilustrasi pengendara sepeda motor menerabas hujan.

Baca juga: All New Honda HR-V Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 350 Jutaan

Kemudian, Jusri menjelaskan, kondisi cuaca yang hujan deras kemudian bisa menurunkan visibilitas pemotor dan pengguna jalan lainnya. Ini dapat meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan, seperti tabrakan beruntun.

"Artinya apa? Margin keselamatan pengemudi atau pengendara sepeda motor itu akan turun," ucap Jusri.

Maka, Jusri menyarankan pengendara motor untuk menccari tempat berteduh saat cuaca hujan deras, dan tidak memaksakan untuk melanjutkan perjalanan, melihat banyaknya bahaya dan potensi kecelakaan yang mengintai.

"Jadi, kalau tidak terpaksa, yang paling bagus adalah berhenti sejenak," kata Jusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.