Penetrasi Motor Listrik Bukan Sekadar Tukar Baterai

Kompas.com - 23/03/2022, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Belum lama ini kolaborasi antara BUMN dengan pihak swasta seperti Electrum, Pertamina, Gogoro, dan Gesits berusaha mendorong infrastruktur pemakaian motor listrik.

Di sisi lain Yamaha yang sudah punya motor listrik Yamaha E01 dan e-Vino yang sudah melakukan studi pada akhir 2017 belum memasarkan jajaran motor nol emisi di Indonesia.

Antonius Widiantoro, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), mengatakan, studi soal motor listrik bukan cuma soal pemakaian baterai.

Baca juga: Spek Moge Patwal yang Dipinjam Morbidelli Kejar Pesawat ke Bandara

Yamaha E-Vino.Febri Ardani/KompasOtomotif Yamaha E-Vino.

"Studi terhadap EV itu kan tidak hanya sekadar soal baterai," kata Anton di Mataram, Lombok, Senin (21/3/2022).

"Banyak hal yang mungkin di Fazzio juga saya pernah kasih analogi bagaimana waktu dulu teknologi injeksi baru diperkenalkan di Vixion, dulu orang menganggap teknologi itu (injeksi) merupakan teknologi yang sulit, itu butuh waktu untuk memperkenalkan itu kepada konsumen," katanya.

Sehingga kata Anton, hal yang juga mesti disasar ialah pola pikir calon kosumen. Sebab konsumen mesti merasa yakin dulu dengan teknologi yang ada baru kemudian beralih menggunakan.

Baca juga: Motor Mini Bergaya Retro Honda Dax 125 Meluncur

"Jadi untuk EV tidak hanya sekadar baterainya saja tapi kan bagaimana orang bisa memahami teknologinya, bagaimana persiapan terkait dengan infrastruktur, lalu sistem swap atau charging itu juga harus distudi," katanya.

Swap Poin di Bali adalah hasil kerja sama Swap Energi Indonesia, Circle-K, dan Smoot Motor Indonesia.
Swap Energi Swap Poin di Bali adalah hasil kerja sama Swap Energi Indonesia, Circle-K, dan Smoot Motor Indonesia.

Karena kan baterai EV metodenya dua seperti itu, mana yang lebih menguntungkan dan memudahkan konsumen itu juga harus distudi," kata Anton.

Meski demikian Anton menyebut hal tersebut bukan kendala. Hanya saja saat ini Yamaha memang belum berencana untuk menghadirkan motor listrik.

Baca juga: Motor Mini Bergaya Retro Honda Dax 125 Meluncur

“Sebenarnya bukan kendala, memperkenalkan produk itu kan juga butuh kesiapan dan untuk sampai ke arah sana pasti pabrikan punya planning, kami punya internal research yang juga melihat bahwa saat ini konsumen seperti apa," katanya.

"Mempertimbangkan apakah EV itu dijual atau tidak, ya untuk saat ini ya tidak, karena kami juga melihat bahwa banyak hal yang harus dipersiapkan terutama juga dari sisi internal," ungkap Anton.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.