Ini yang Terjadi jika Motor Keyless Dirampas Begal

Kompas.com - 17/02/2022, 14:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Brimob Aipda Edi menjadi korban begal di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi, pada Selasa (15/2/2022) dini hari.

Dalam penjelasan polisi, korban akan berangkat ke kantor daerah Pondok Gede sekitar pukul 02.00 WIB. Kemudian, korban melihat satu unit motor Honda Beat berbonceng tiga orang membawa celurit.

Baca juga: Petugas Gabungan Tilang Puluhan Truk ODOL di Tol Jakarta-Tangerang

Foto screenshot video viral saat personel polisi dari Polres Ogan Ilir melakukan tembakan peringatan ke pelaku begal motor yang hendak dihentikan di ruas jalan lintas timur Palembang-Ogan Ilir. Pelaku berjumlah dua orang masih sempat melarikan diri namun berhasil ditangkap di Kecamatan Sungai Pinang.AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG Foto screenshot video viral saat personel polisi dari Polres Ogan Ilir melakukan tembakan peringatan ke pelaku begal motor yang hendak dihentikan di ruas jalan lintas timur Palembang-Ogan Ilir. Pelaku berjumlah dua orang masih sempat melarikan diri namun berhasil ditangkap di Kecamatan Sungai Pinang.

Para pelaku diketahui menyabetkan celurit ke tubuh korban, dan kemudian menendang hingga korban terjatuh dari motor. Pelaku kemudian membawa kabur motor korban.

Timbul pertanyaan bagaimana jika dalam kasus lain motor yang dibawa kabur ialah motor yang sudah tidak pakai anak kunci alias keyless. Apakah mesin motor masih menyala jika dibawa kabur?

Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), ada dua skenario yang bisa terjadi jika motor yang sudah pakai keyless dibawa kabur.

"Kalau motor dibawa kabur seseorang dan orang itu tadi juga membawa remote-nya, otomatis motor bisa dibawa kabur," ungkap Endro kepada Kompas.com, Rabu (16/2/2022).

Baca juga: Cek Harga Toyota Voxy Bekas, Mulai Rp 300 Jutaan

Naik motor merupakan kesempatan untuk mengabadikan momen luar biasa.Foto: Grady Kayzel/ Royal Enfield Indonesia Naik motor merupakan kesempatan untuk mengabadikan momen luar biasa.

Kedua, kata Endro, kalau kondisi motor yang dibawa kabur masih hidup, sedangkan remote dibawa korban, maka motor masih bisa dibawa kabur dan kondisi mesin hidup.

"Mesin tidak bisa dimatikan dengan remote," katanya.

"(Tapi jika) kemudian si pembawa kabur mematikan mesin motornya, maka mesin motor tidak bisa dihidupkan karena remote dibawa oleh korban," kata Endro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.