Kurangi Mobilitas, Cirebon Siapkan Ganjil Genap buat Pelat Luar Daerah

Kompas.com - 10/02/2022, 14:21 WIB
|

CIREBON, KOMPAS.com – Guna mengurangi mobilitas masyarakat yang bepergian ke Kota Cirebon, sistem rekayasa lalu lintas dengan skema ganjil genap bakal berlaku setiap akhir pekan.

AKBP Fahri Siregar, Kapolres Cirebon Kota, mengatakan, sistem ganjil genap dapat meminimalisir pergerakan masyarakat.

Menurutnya, pemberlakuan ganjil genap kendaraan mulai berlaku setelah kasus Covid-19 di Cirebon terus mengalami kenaikan.

Baca juga: Panasnya Indonesia, Komentar Pebalap MotoGP Usai Lari dan Bersepeda di Trek Mandalika

Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis bersama Kapolres AKBP Fahri Siregar menyampaikan keterangan pasca inspeksi mendadak penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional Kota Cirebon, Jumat (4/2/2022).KOMPAS.com/MUHAMAD SYAHRI ROMDHON Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis bersama Kapolres AKBP Fahri Siregar menyampaikan keterangan pasca inspeksi mendadak penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional Kota Cirebon, Jumat (4/2/2022).

Untuk mengantisipai penyebaran yang makin meluas, maka telah disepakati adanya ganjil genap, terutama buat kendaraan berpelat nomor selain wilayah Cirebon atau E.

Ganjil genap ini diberlakukan bagi kendaraan luar Cirebon,” ujar Fahri, disitat dari Antara (10/2/2022).

“Tapi kalau yang mempunyai kendaraan ber-KTP Kota Cirebon, maka akan kita perbolehkan,” kata dia.

Baca juga: Yamaha Fazzio Punya Ukuran CVT Pendek, Ini Kelebihannya

 Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019

Fahri menambahkan, pihaknya bakal mendirikan empat titik pos pantau untuk menerapkan sistem ganjil genap.

Lokasi pemantauan ganjil genap rencananya akan dilakukan di daerah Kerucuk atau Bakorwil, Kalijaga, Penggung, dan Kedawung.

Ia juga berharap, sistem ganjil genap bisa mengurangi mobilitas warga serta menekan penyebaran Covid-19 yang saat ini mulai meningkat.

“Nanti kalau ada yang tidak sesuai tanggalnya, maka akan kita putar balikkan,” ucap Fahri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.