Jangan Sampai Salah Beli Oli untuk Motor Kesayangan

Kompas.com - 29/01/2022, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada kemasan oli, ada dua kode yang umum dipakai untuk mengindikasikan fungsi dan komponen oli sesuai dengan spesifikasi mesin motor.

Kode ini adalah kode Japanese Automotive Standard Organization (JASO), lembaga di Jepang yang mengecek standar kualitas oli. Kode ini menandakan bahwa oli baik digunakan untuk mesin motor.

Kemudian, ada kode tambahan yang mengikuti kode JASO tersebut, yaitu MB atau MA.

Baca juga: Kenali Penyebab Oli Motor Jadi Gampang Boros

"Oli matik JASO MB. Kalau motor manual, JASO MA. JASO MA digunakan untuk kopling basah," jelas Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), kepada Kompas.com, Kamis (27/1/2022).

Ia melanjutkan, kode JASO MB digunakan untuk mesin matik yang koplingnya tidak terendam oli, atau kopling kering.

Pengguna motor perlu paham saat membeli oli dan wajib lebih hati-hati saat memakai pelumas sesuai dengan kebutuhan mesin, khususnya pengguna motor manual. Sebab, oli JASO MB memiliki komponen yang tidak cocok untuk kopling basah pada motor manual.

Produk oli motor dari Evalube yang dapat dibeli secara online di sejumlah marketplace.Evalube Produk oli motor dari Evalube yang dapat dibeli secara online di sejumlah marketplace.

Jr Technical Specialist Pertamina Lubricants Brahma Putra Mahayan menjelaskan, oli dengan kode MA lebih licin.

"JASO spek motor 4-tak terbagi dua, JASO MA dan JASO MB. Kode MA ialah pelumas yang tidak terlalu licin, tapi MB licin," jelasnya dalam Pertamina Lubricants Workshop, dilansir dari Kompas.com.

Kemudian, pada oli motor manual atau JASO MA terdapat kandungan anti-selip, yang membantu menjaga kinerja kopling basah pada motor manual agar dapat bekerja dengan optimal.

Baca juga: Kebiasaan Ini Bisa Bikin Rugi Pemilik Mobil Transmisi Manual

Sedangkan oli motor matik atau JASO MB tidak memiliki kandungan anti-selip karena rumah koplingnya kering atau tidak terendam oli.

"Oli matik dipakai manual cenderung dapat menyebabkan koplingnya selip. Tentunya, performa mesin tidak maksimal," jelas Ribut Wahyudi, Kepala Bengkel Bintang Motor Depok, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.