Mengenal Teknik Engine Brake Mobil Transmisi Manual

Kompas.com - 28/01/2022, 19:41 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Saat akan memperlambat kecepatan mobil, pengemudi bisa menggunakan bantuan lain di samping pedal rem. Ada sebuah teknik yang bisa digunakan untuk membantu mengurangi kecepatan mobil.

Teknik ini juga bisa membantu menjaga ketahanan rem, agar tidak cepat aus atau mengakibatkan rem blong. Maka, pengemudi disarankan untuk melakukan teknik ini dibandingkan hanya mengandalkan pedal rem setiap saat.

Umumnya, teknik ini berguna ketika digunakan di jalan yang menurun atau curam. Engine brake membantu mengurangi kecepatan mobil mengurangi putaran mesin dengan bantuan transmisi, sehingga kerja rem tidak terlalu berlebih.

Baca juga: Cara Menggunakan Engine Brake Saat Pakai Mobil Transmisi Matik

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, engine brake juga merupakan salah satu tindakan preventif yang baik untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan rem.

"Sering-sering menggunakan engine brake atau non friksi, untuk memperlambat laju kendaraan ketika akan berhenti," kata ujarnya kepada Kompas.com, belum lama ini.

Sony menjelaskan, engine brake bisa dilakukan dengan cara menurunkan transmisi ke gigi yang lebih rendah. Hal ini membantu pengemudi untuk mengurangi kecepatan kendaraan, tanpa harus sepenuhnya mengandalkan pedal rem.

Namun, teknik ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menurunkan transmisi saat kendaraan sedang melaju.

Ilustrasi transmisi manual milik VW Golf RCARSCOOPS.com Ilustrasi transmisi manual milik VW Golf R

Trainer dari Indonesia Safety Driving Center (ISDC) Norman Syam menyarankan pengemudi untuk melihat radius per meter (RPM) di takometer sebelum melakukan engine brake.

"Jadi pada saat engine brake, kita harus melihat takometer RPM-nya berapa. Sehingga jangan sampai pada saat mau berhenti di gigi rendah, RPM malah tinggi. Itu bisa merusak mobil," jelas Norman, dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, transmisi harus diturunkan secara bertahap atau berurutan, tidak asal turun. Sony menjelaskan, kaki harus diangkat dari pedal gas agar engine brake perlahan bekerja.

Baca juga: Cara Mengatasi Rem Blong Saat Mengemudi pada Mobil Manual

Langkah ini kemudian disertai dengan menginjak pedal rem secara perlahan. Setelah itu, turunkan transmisi ke gigi yang lebih rendah. Namun, perpindahan gigi ini harus dilakukan secara bertahap, bukan asal turun.

Perpindahan gigi yang dilakukan secara acak justru dapat berpotensi merusak mesin dan transmisi mobil. Menyitat Dunlop, penurunan gigi dilakukan secara bertahap sesuai urutan.

Misalnya, saat mobil sedang berada di gigi empat, engine brake dilakukan dengan menurunkan transmisi ke gigi tiga, kemudian dua baru gigi satu. Jika dilakukan dengan tepat, maka laju mobil akan melambat dengan sendirinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.