Polda Jatim Sudah Berlakukan Tes Psikologi untuk Pembuatan SIM

Kompas.com - 25/01/2022, 14:12 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Tes kesehatan rohani atau tes psikologi diwajibkan bagi pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) dan mulai diterapkan di wilayah hukum sejumlah Kepolisian Daerah.

Selain Polda Metro Jaya, aturan ini sudah mulai dilaksanakan di Polda Jawa Tengah dan Polda Jawa Timur.

Dasar hukumnya jelas, tertulis dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pasal 81 ayat (4) menyebutkan bahwa syarat kesehatan untuk memiliki SIM meliputi dua poin, yakni sehat jasmani dibuktikan surat keterangan dokter, dan sehat rohani dengan surat lulus tes psikologi.

Baca juga: Tips Anti Mundur Saat Menyetir Mobil Manual di Tanjakan

Ditambah juga terdapat Peraturan Polri Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi, Pasal 10 dan 12 menjelaskan detail pelaksanaan tes psikologi.

Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Jawa Timur AKP Ady Nugroho menyebutkan, tes psikologi berfungsi penting menunjukkan bahwa nantinya pemilik SIM tidak hanya sehat secara fisik namun juga psikologisnya.

Smart SIM KOMPAS.com/Gilang Smart SIM

"Jadi sebenarnya tes psikologi hanya untuk membuktikan pemohon SIM ini sehat secara rohani," ucap Ady kepada Kompas.com, Selasa (25/1/2022).

Baca juga: Bebek Honda Revo Pakai Strip Baru, Cek Harganya

"(Tes psikologi) bukan untuk (menguji) kemampuan seseorang dalam mengemudikan kendaraan bermotor. Makanya tetap ada tes praktek dan teori," kata ia melanjutkan.

Pihak yang bertanggungjawab melaksanakan tes psikologi merupakan psikolog dari Polri atau pun pihak ketiga yang sudah mendapatkan rekomendasi Biro Psikologi Staf SDM Polri.

Tidak menutup kemungkinan seorang pemohon SIM bisa saja dinyatakan tidak lulus dalam tes ini. Sehingga ia perlu mengulang kembali untuk bisa mendapatkan lisensi mengemudinya.

"Bila dinyatakan tidak lulus akan diberikan konseling dari tenaga ahli lembaga psikologi dan dapat mengulang tes kembali," kata Ady.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.