Jangan Bersihkan Mesin Motor Pakai Bensin

Kompas.com - 22/01/2022, 09:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam merawat sepeda motor kesayangan, membersihkan bagian mesin jadi salah satu hal yang tidak boleh terlewat. Sebab mesin motor mudah ditempeli berbagai jenis kotoran.

Untuk membersihkan berbagai komponen pada mesin motor, sebagian orang memanfaatkan bensin untuk bahan menghilangkan kotoran yang menempel di bagian-bagian mesin.

Sebab, kandungan dalam bensin dianggap ampuh untuk merontokkan kerak kotoran yang tidak bisa dihilangkan dengan air biasa.

Baca juga: Kecelakaan Truk di Rapak Balikpapan, Kenapa Sopir Tidak Buang Badan Truk ke Kiri?

Tanpa disadari, penggunaan bensin untuk membersihkan sektor mesin motor bisa menimbulkan dampak negatif. Dwi Suwanto, Instruktur Service PT Surya Timur Sakti Jatim Yamaha pun menjelaskan detail alasannya.

"Karena pada dasarnya setiap part untuk cairan pembersihannya beda-beda. Kalau semua part dibersihkan pakai bensin tentu tidak benar. Sebab ada bahan part yg tidak tahan terhadap bensin," kata Dwi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Membersihkan mesin motor dengan engine degreaserIstimewa Membersihkan mesin motor dengan engine degreaser

Ia mencontohkan komponen yang rentan rusak jika dibersihkan dengan bensin adalah sparepart bermaterial karet seperti paking atau seal di sekitar mesin.

Dwi mengatakan, apabila dibersihkan dengan bensin, karet tersebut akan cepat getas dan robek. Jika seal karet getas, maka oli mesin berisiko merembes keluar.

Baca juga: Sah, Daihatsu Mulai Turunkan Harga Ayla dan Sigra

Penggunaan bensin sebagai bahan pembersih mesin masih kerap dilakukan oleh bengkel umum sebab menurut Dwi, bensin lebih mudah didapatkan.

Ia lebih merekomendasikan cairan khusus pembersih yang memang didesain untuk berbagai komponen pada mesin. Untuk contohnya, seperti engine degreaser yang tidak meninggalkan residu saat digunakan.

Dwi turut menjelaskan bahwa komponen karet pada mesin aman jika terkena cairan khusus tersebut. Cairan semacam engine degreaser dapat dibeli di toko fisik maupun toko daring.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.