Mantan Bos Petronas Yamaha Ungkap Kekecewaan Terhadap Rossi

Kompas.com - 20/01/2022, 19:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bos WithU Yamaha RNF Team Razlan Razali ingin melupakan MotoGP musim 2021. Pimpinan tim yang tahun lalu bernama Petronas Yamaha SRT itu tak puas dengan performa tim.

Rasa tak puas Razlan berdasarkan raihan tim karena performa Valentino Rossi yang stagnan di klasemen bawah, serta Franco Mobidelli yang kemudian digantikan Andrea Dovizioso pada lima seri akhir.

Baca juga: Mengenal Baut Bentuk Bintang di Motor

Valentino Rossi menjajal Audi R8 GT3 tim WRT.Foto: Twitter/ W Racing Team Valentino Rossi menjajal Audi R8 GT3 tim WRT.

Musim 2021 merupakan musim terakhir Rossi di MotoGP dengan Petronas Yamaha SRT. Adapun di akhir musim The Doctor hanya mampu meraih posisi ke-18 meski pakai motor spek pabrikan.

“Kami merasa terhormat dengan pengalaman yang kami miliki tahun lalu, tetapi itu sangat memalukan," kata Razlan mengutip Tuttomotoriweb.it Kamis (20/1/2022).

"Kami memulai dengan kuat di dua tahun pertama di MotoGP, lalu kami ambruk di tahun ketiga. Kami mendapat pelajaran, terutama dalam hal kerendahan hati dan pantang menyerah,” ungkapnya.

Baca juga: Berbagai Model Lampu di Kabin Bus Malam

Pebalap Petronas Yamaha SRT Italia Valentino Rossi melambai tangan setelah balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo di Cheste pada 14 November 2021.AFP/JOSE JORDAN Pebalap Petronas Yamaha SRT Italia Valentino Rossi melambai tangan setelah balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo di Cheste pada 14 November 2021.

Rumors yang berkembang ialah sejak awal pria asal Malaysia itu memang sebetulnya tidak terlalu menginginkan Rossi. Sebab dia lebih memilih para pebalap muda sebagai investasi.

Kehadiran Rossi tahun lalu pada dasarnya adalah pemaksaan Yamaha kepada timnya. Namun di satu sisi, punya pembalap dengan titel juara dunia sembilan kali serta ikon MotoGP, dapat memiliki implikasi positif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.