Polisi Imbau Masyarakat Tidak Pasang Lampu Rotator di Mobil dan Motor

Kompas.com - 20/01/2022, 17:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Ditlantas Polda Metro Jaya tengah gencar melakukan razia kepada kendaraan dengan pelat nomor khusus atau pelat dewa yang arogan, seperti melanggar ganjil genap, melewati bahu jalan, sampai memasang lampu rotator seperti mobil aparat.

“Itu harus ditegakkan, makanya kemarin baru dua hari, tiga hari sama sekarang, sudah 124 kendaraan. Pelat RF, RFQ, RFZ, BH, yang katanya pelat-pelat dewa semua itu ditilang,” ujar Sambodo, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, kepada Kompas.com (19/1/2022).

Sambodo mengatakan, para pengguna kendaraan dengan pelat dewa rata-rata kaget, karena mereka pikir dengan menggunakan pelat itu tidak kena aturan ganjil genap dan sebagainya.

Baca juga: Pelat Dewa Kini Tak Sakti Lagi, Kena Razia Ganjil Genap hingga Lampu Rotator

Polres Bogor Berhasil Menindak Pelajar yang Ugal-ugalan di jalan Puncak Pakai Mobil Berpelat Nomor DewaFoto: Istimewa Polres Bogor Berhasil Menindak Pelajar yang Ugal-ugalan di jalan Puncak Pakai Mobil Berpelat Nomor Dewa

“Kebanyakan melangar ganjil genap dan bahu jalan, termasuk juga rotator. Semakin ke sini banyak yang kemudian menyalahi (pakai pelat nomor dewa). Artinya arogan, menggunakan rotator, menggunakan sirene, kemudian minta jalan dengan memaksa,” ucap Sambodo.

Ia juga mengimbau kepada para pemilik kendaraan untuk tidak memasang lampu rotator, baik mobil maupun motor. Karena masyarakat Jakarta sudah sampai dalam tahap tidak nyaman suara bising rotator di tengah kemacetan.

“Kalau saya lagi di lapangan, pasti saya berhentikan. Anggota juga sekarang sudah mulai berani. Karena kalau enggak, orang Jakarta ini sudah jenuh dengan rotator, banyak yang akalin,” kata Sambodo.

Baca juga: Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Online, Tanpa Harus ke Samsat

Lampu rotator dan sirene dijual bebas di situs jual beli online.Istimewa Lampu rotator dan sirene dijual bebas di situs jual beli online.

Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Arga Dija Putra, mengatakan, saat ini memang tidak ada aturan yang melarang penjualan lampu rotator di pasaran.

“Kalau sosialisasi kami jalan terus, tiap operasi patuh ke bengkel-bengkel, buat mengimbau, tidak boleh lah pakai ini. Tapi itu enggak bisa dilarang,” ujar Arga, pada kesempatan yang sama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.