Mengenal Rombak Bodi Bus, Ubah Tampilan Jadi Lebih Segar

Kompas.com - 31/12/2021, 17:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comBus masih menjadi pilihan transportasi darat bagi sebagian masyarakat. Salah satu daya tarik dari bus adalah tiketnya yang ekonomis serta relatif nyaman.

Selain itu, tampilan bus yang modern juga menjadi daya tarik penumpang memilih mana yang mau dinaiki. Tetapi, jika harus terus membuat bodi baru di karoseri, tentu biayanya bisa mahal, mengingat harga bodi bus berkisar Rp 400 juta sampai Rp 500 jutaan.

Ada solusi agar tampilan bus modern namun biayanya bisa lebih ekonomis, yakni dengan cara rombak bus.

Rombak bodi bus bisa dilakukan oleh karoseri kecil maupun besar, biasanya hanya diubah bagian depan dan belakangnya saja, bagian tengah tetap dipertahankan.

Baca juga: Tenang, Pertamina Jamin Pertalite Masih Dipasarkan pada 2022

Modifikasi BusThe Valueable Experience Modifikasi Bus

Anggota Forum Bismania Indonesia Dimas Raditya mengatakan, untuk rombak bodi bus di karoseri kecil, biasanya meniru bodi bus terbaru yang dibuat oleh karoseri besar. Salah satu bodi yang paling sering dibuat rombakan adalah Jetbus 3+.

“Ubahan yang dilakukan mengikuti permintaan customer. Bisa juga sekalian interiornya diubah,” kata Dimas kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Daftar 40 Jalan Tol yang Bakal Terapkan Transaksi Nirsentuh

Sedangkan jika di karoseri besar, rombakan bisa dilakukan dan biasanya ada syarat tertentu. Misalnya bodi lamanya harus buatan dari karoseri tersebut. Misalnya bodi Legacy SR1 buatan Karoseri Laksana, bisa dirombak ke model SR2.

"Kemarin ada yang Legacy SR1 nya PO Haryanto dirombak ke SR2. Dia potong depan belakang, bodi tengah tetap sama. Interior cuma penggantian dashboard," kata Werry Yulianto, Export Manager Karoseri Laksana.

Begitu juga di karoseri Morodadi Prima yang belum lama ini merilis bus PO Putra Remaja. Bodi tersebut sebelumnya adalah memakai model Travego, lalu diubah menjadi Ventura yang tampilannya lebih kekinian dengan double glass.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.