Bukti Nyata Bahaya Bonceng Anak di Jok Depan Motor

Kompas.com - 20/12/2021, 16:01 WIB
Anak tak sengaja putar tuas gas saat dibonceng di depan instagram.com/dashcam_owners_indonesiaAnak tak sengaja putar tuas gas saat dibonceng di depan

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan bahaya nyata membonceng anak di jok depan sepeda motor tengah viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh akun instagram Dashcam Owners Indonesia, terlihat pengendara motor membonceng seorang anak di jok depan motor sambil memasuki garasi rumah.

Pengendara motor tersebut kemudian turun tanpa mematikan mesin motor. Berselang beberapa detik, anak itu secara tidak sengaja memegang gas. Motor akhirnya meluncur dan menabrak tembok.

Baca juga: Ini 4 Pos Pemeriksaan di Cianjur Selama Masa Libur Nataru

Pihak kepolisian dan pakar keselamatan lalu lintas kerap kali mengimbau pada pengendara motor agar tidak membonceng anak di jok depan. Sebab, tindakan ini dinilai berbahaya.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, apapun jenis transmisi motor, menempatkan anak kecil di jok depan sangat tidak dibenarkan dalam aspek keselamatan berlalu lintas.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

“Dalam konteks kecelakaan ini, membawa anak kecil dan ditaruh di depan adalah bentuk kelalaian fatal yang tidak dapat ditoleransi baik pada norma safety maupun legal hukum,” ucap Jusri kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Bahas Perubahan Fitur, Eksterior, dan Interior New Xpander

Jika membonceng anak kecil, pengendara disarankan untuk menempatkan di jok belakang. Namun dengan catatan kaki si anak sudah dapat menyentuh pijakan kaki dengan sempurna.

“Kalau kedua kakinya belum bisa menyentuh pijakan kaki dengan optimal, maka tidak direkomendasikan. Sebab, si anak akan rentan keseimbangannya dan ini membahayakan,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.