Kompas.com - 09/12/2021, 18:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini sebagian besar wilayah Indonesia tengah memasuki musim hujan dengan intensitas cukup tinggi. Bahkan dalam kawasan tertentu, kondisi itu disertai oleh angin kencang.

Bagi pemilik atau pengemudi yang masih aktif beraktifitas bersama mobil, diimbau untuk mengetahui berbagai aspek berkemudi di curah hujan agar menghindari masalah-masalah tertentu.

Salah satunya keharusan mencuci mobil agar potensi dampak yang timbul bisa tereduksi, terkhusus dari sektor eksteriornya.

Baca juga: Dikirim Tahun Depan, Harga Avanza dan Veloz Bakal Berubah?

Cuci mobil bagian kolong dengan hidrolik Cuci mobil bagian kolong dengan hidrolik

"Air hujan yang dibiarkan mengering sendiri dan terus berulang membuat bodi dan kaca rentan timbul jamur," kata Pronanda Sultan selaku Kepala Bengkel Body & Paint Auto2000 Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (9/12/2021).

"Hal ini dikarenakan kandungan PH atau tingkat keasaman yang terdapat di air hujan berbeda dengan air tanah, sehingga dapat menyebabkan jamur pada kaca maupun bodi kendaraan jika tidak segera dibersihkan," lanjut dia.

Memang terdengar agak merepotkan, tapi keuntungan dari segera mencuci mobil atau membilas mobil sehabis hujan akan nyata terasa dalam waktu singkat. Sebab, bodi mobil terhindar dari jamur.

Saat melakukan proses pencucian atau membilas mobil setelah terguyur hujan, pastikan menggunakan air yang bersih atau bukan air tampungan hujan.

Hal tersebut guna sekalian mengikis kotoran yang menempel selama perjalanan. Pilih juga shampo khusus mobil dengan kualitas terbaik.

Baca juga: 6 Fitur Unggulan All New R15M Connected ABS, Ada Traction Control

Ilustrasi berkendara saat hujan.Larmoyeux & Bone Ilustrasi berkendara saat hujan.

"Walau murah, jangan pernah menggunakan sabun cuci piring untuk cuci permukaan bodi mobil Anda, sebab dapat berdampak pada keawetan cat yang dapat menurun," kata dia.

Setelah mobil disabuni merata, ulangi lagi proses menyiram atau bilas seluruh permukaan bodi dari atas sampai bawah dengan air bersih. Pastikan tak ada sisa busa sabun yang tersisa.

Setelah itu, pemilik atau pengendara wajib mengeringkan seluruh permukaan bodi mobil, kaca, grill, bumper, dan lainnya di eksterior mobil. Pilih lap chamois berukuran besar untuk proses pengeringan tersebut.

"Jika tidak rajin cuci mobil di musim hujan seperti sekarang maka siap-siap saja bodi mobil akan kusam karena terdapat jamur dari hasil air hujan yang mengering," katanya lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.