Kabar Terbaru Soal Xpander Hybrid di Indonesia, Masih Jalan di Tempat

Kompas.com - 25/11/2021, 18:41 WIB
Mitsubishi Outlander PHEV CARSCOOPS.comMitsubishi Outlander PHEV
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sampai saat ini belum bisa memastikan soal kehadiran dan produksi Xpander dengan teknologi hibrida di dalam negeri.

Sebab, sebagaimana diungkapkan Director of Product Strategy Division PT MMKSI, Hikaru Mii, Mitsubishi Motors Corporation (MMC) sebagai prinsipal belum memutuskan atau membahas lebih lanjut tentang kendaraan listrik.

Padahal beberapa waktu lalu pihak perusahaan memastikan bahwa mobil terkait setidaknya akan hadir menyapa warga Tanah Air pada 2023.

Baca juga: Perbandingan Emisi Gas Buang Kendaraan Listrik dengan Konvensional

Mitsubishi Xpander Hybrid muncul dalam rencana jangka menengah MMC di kawasan ASEAN.MMC Mitsubishi Xpander Hybrid muncul dalam rencana jangka menengah MMC di kawasan ASEAN.

"Current status dari MMC ialah belum memastikan mengenai model mobil elektrifikasi yang akan diproduksi. Kita belum tahu lebih jauh, kini masih under consideration," kata Hikaru di sela-sela IEMS, Rabu (24/11/2021).

"Ini bukan hanya untuk Indonesia saja, tapi seluruh negara. Mohon untuk ditunggu karena langkah tersebut sangat penting bagi kami," lanjut dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kesempatan sama, Hikaru juga menyinggung soal harga kendaraan listrik yang masih tinggi di dalam negeri serta jarak jangkaunya. Sehingga, dibutuhkan suatu titik tengah agar strategi elektrifikasi tepat.

Berdasarkan pertimbangan tersebut dan aspek bisnisnya, ia menganggap bila era elektrifikasi lebih realistis dimulai dari kendaraan komersial.

"Saya rasa electric vehicle (EV) masih punya limitasi seperti jarak tempuh. Tentu, teknologi akan improve dan akan lebih baik tapi batas jarak tempuh tersebut masih jadi perhatian tersendiri," katanya.

"Sekarang, kami bawa commercial vehicle EV karena industri memiliki pola yang jelas dalam hal jarak tempuh seperti 200 kilometer atau 20 kilometer seharinya. Poin kami, sektor bisnis itu lebih cocok untuk EV," lanjut Hikaru.

Baca juga: Bocoran 5 Lokasi yang Jadi Lintasan Formula E di Jakarta

Mitsubishi Minicab MiEVKompas.com/nanda Mitsubishi Minicab MiEV

"Tentu kendaraan penumpang itu penting, tapi strategi langkah pertama kami adalah commercial vehicle," ujar dia lagi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.