Valentino Rossi yang Mengubah Yamaha dan MotoGP

Kompas.com - 14/11/2021, 11:21 WIB
Pebalap Yamaha dari Italia, Valentino Rossi , memacu motornya pada sesi uji coba di sirkuit MotorLand Aragon, Rabu (19/6/2013). motogp.comPebalap Yamaha dari Italia, Valentino Rossi , memacu motornya pada sesi uji coba di sirkuit MotorLand Aragon, Rabu (19/6/2013).
|


VALENCIA, KOMPAS.com - Jelang GP Valencia banyak pihak memberikan penghormatan terakhirnya kepada Valentino Rossi. Sang jauara dunia sembilan kali yang akan pensiun usai MotoGP 2021.

Salah satu pihak yang memberikan penghormatan ialah Yamaha. Pabrikan asal Jepang yang membawa Rossi meraih empat kali juara dunia MotoGP pada 2004, 2005 dan 2008, 2009.

Baca juga: Hasil Kualifikasi GP Valencia: Ducati Dominasi, Rossi Start ke-10

Valentino Rossi berpose di motor-motor yang pernah membawanya jadi juara dunia.Foto: Tuttomotoriweb.it/Dorna Valentino Rossi berpose di motor-motor yang pernah membawanya jadi juara dunia.

Bahkan, sebetulnya karena Rossi tim Yamaha kembali punya taji di kelas premier setelah lama puasa gelar. Ketika Rossi keluar dari Ducati, Yamaha dengan senang hati menerima kembali.

"Dia datang dan mengubah cara kami melakukan MotoGP," kata Managing Director Yamaha, Lin Jarvis mengutip Tuttomotoriweb.it, Minggu (14/11/2021).

“Dia memiliki karisma yang tidak dimiliki siapa pun dan kemampuan untuk membangun sekelompok orang yang bekerja untuknya dan untuk tujuan. Inilah yang berubah di Yamaha,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Quest Motors Kenalkan Skuter Listrik Pertamanya

Pebalap Petronas Yamaha SRT Valentino Rossi dan pebalao Ducati Francesco Bagnaia pada sesi latihan bebas kedua MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, 13 Agustus 2021.AFP/JOE KLAMAR Pebalap Petronas Yamaha SRT Valentino Rossi dan pebalao Ducati Francesco Bagnaia pada sesi latihan bebas kedua MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, 13 Agustus 2021.

Jarvis masih ingat dengan baik saat ketika Rossi baru pindah ke Yamaha pada musim 204. Saat itu The Doctor langsung mencetak sejarah dengan menang seri pembuka di Grand Prix Afrika Selatan.

“Setelah tujuh belas tahun, Welkom 2004 masih menjadi satu-satunya balapan yang membuat saya takut, karena jantung saya berdetak kencang. Berapa banyak emosi yang diberikannya kepada saya, itu mengubah sejarah Yamaha,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.