Sebelum Telat, Pemerintah Harus Serius Tangani Kecelakaan Lalu Lintas

Kompas.com - 08/11/2021, 09:02 WIB
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan maut di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (7/11/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHPolisi melakukan olah TKP kecelakaan maut di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (7/11/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com – Menanggapi banyaknya kecelakaan lalu lintas yang terjadi akhir-akhir ini, pemerintah diminta untuk serius dalam menangani permasalahan di sektor transportasi darat.

Oleh sebab itu, pemerintah dinilai perlu mengaktifkan kembali Direktorat Keselamatan Transportasi Darat, yang dihapus dari lingkup Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sejak dua tahun lalu.

Seperti diketahui, saat itu Kemenhub merestrukturisasi sejumlah organisasi di dalam kementerian, salah satunya Direktorat Keselamatan Transportasi Darat pernah ada di bawah Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat.

Baca juga: Toyota Luncurkan Aygo X, Crossover Mungil Pakai Mesin Agya

Kondisi kendaraan yang ditumpangi keluarga Vanessa Angel, setelah mengalami kecelakaan tunggal di (Km) 672+300 jalur A ruas Tol Jombang arah Mojokerto.KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Kondisi kendaraan yang ditumpangi keluarga Vanessa Angel, setelah mengalami kecelakaan tunggal di (Km) 672+300 jalur A ruas Tol Jombang arah Mojokerto.

Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat, mengatakan, peniadaan direktorat tersebut berdampak pada minimnya program dan anggaran untuk keselamatan sektor transportasi darat.

Padahal, kini insiden kecelakaan fatal sampai merenggut nyawa masih kerap terjadi. Pemerintah pun dianggap kurang serius dalam menangani keselamatan transportasi.

Djoko juga mengatakan, angka kecelakaan lalu lintas tak pernah mengalami penurunan drastis, sementara institusi yang fokus mengurusi keselamatan justru dihilangkan.

Baca juga: Honda HR-V Hybrid Meluncur, Harga Mulai Rp 388 Jutaan

Kondisi aktual Jalan Tol Jombang-MojokertoDokumentasi PT Marga Harjaya Infrastruktur Kondisi aktual Jalan Tol Jombang-Mojokerto

"Tinggal tunggu waktu kapan arisan nyawa melayang akan terjadi terus menerus di jalan raya," ujar Djoko, dalam keterangan resmi yang disitat Minggu (7/11/2021).

Selain mengaktifkan lagi kembali Direktorat Keselamatan Transportasi Darat, ada alternatif dengan menaikkan status Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menjadi Badan Keselamatan Transportasi Nasional (BKTN).

"Pemerintah perlu menaikkan status KNKT menjadi BKTN yang langsung di bawah oleh Presiden sehingga geraknya jelas," kata Djoko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.