Orang Tua Quartararo Ungkap Alasan Anaknya Bisa Juara Dunia Musim Ini

Kompas.com - 26/10/2021, 10:42 WIB
Hasil MotoGP, Quartararo juara dunia: pebalap Yamaha Fabio Quartararo (tengah) merayakan gelar juara dunia MotoGP di podium pada 24 Oktober 2021 setelah MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Misano Marco-Simoncelli di Misano Adriatico, Italia. AFP/ANDREAS SOLAROHasil MotoGP, Quartararo juara dunia: pebalap Yamaha Fabio Quartararo (tengah) merayakan gelar juara dunia MotoGP di podium pada 24 Oktober 2021 setelah MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Misano Marco-Simoncelli di Misano Adriatico, Italia.

MISANO, KOMPAS.com - Fabio Quartararo berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP 2021 di GP Emilia Rogmana. Pebalap Perancis itu berhak menyandang juara meski balapan masih menyisakan dua seri.

Sang ayah yaitu Etienne mengatakan, anaknya bisa merayakan gelar juara dunia karena mengalami kegagalan musim lalu. Dia menyebut anaknya belajar banyak dari musim 2020.

Baca juga: Red Bull Racing Honda Raih Double Podium di F1 Amerika

“Jika kita di sini untuk merayakan hari ini justru karena musim lalu dia mengajarinya begitu banyak," kata Etienne mengutip Corsedimoto, Senin (25/10/2021).

Pebalap Yamaha Fabio Quartararo mengenakan helm juara dunia saat berselebrasi usai memenangi gelar juara dunia MotoGP pada Grand Prix MotoGP Emilia-Romagna di Sirkuit Dunia Misano Marco-Simoncelli di Misano Adriatico, Italia, pada 24 Oktober 2021.ANDREAS SOLARO Pebalap Yamaha Fabio Quartararo mengenakan helm juara dunia saat berselebrasi usai memenangi gelar juara dunia MotoGP pada Grand Prix MotoGP Emilia-Romagna di Sirkuit Dunia Misano Marco-Simoncelli di Misano Adriatico, Italia, pada 24 Oktober 2021.

Seperti diketahui di awal musim lalu penampilan Quartararo sangat menjanjikan. Dia masuk dalam salah satu bursa peraih gelar juara dunia 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tapi usai tengah musim penampilannya melorot. Pebalap dengan julukan El Diablo itu tidak konsisten, dan akhirnya perebutan gelar bergensi tersebut diambil oleh Joan Mir.

"Dia belum pernah memimpin Kejuaraan Dunia, dan terjadi di musim keduanya di MotoGP memberikan banyak tekanan padanya, bahkan jika dia tidak pernah menunjukkannya,” kata ayahnya.

Baca juga: Industri Otomotif Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Joan Mir saat sesi latihan bebas di MotoGP Spanyol 2021. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)PIERRE-PHILIPPE MARCOU Joan Mir saat sesi latihan bebas di MotoGP Spanyol 2021. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Saking tertekannya, sang ibu, Martine, mengatakan anaknya ingin menemui psikiater. Kini terbukti bahwa keputusan itu tepat karena penampilan Quartararo jauh lebih konsisten.

Lebih dari itu, dengan raihan juara dunia 2021, Quartararo mencatatkan diri sebagai pebalap asal Perancis pertama yang meraih gelar juara dunia balap motor kelas premier.

"Karena meminta bantuan dari seorang spesialis tidak berarti Anda gila," kata sang ibu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.