Kompas.com - 24/10/2021, 12:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Seri ke-16 MotoGP 2021 menjadi kesempatan pertama bagi Fabio Quartararo untuk mengunci gelar juara dunia. Namun, pebalap asal Perancis itu mengaku ragu bisa melakukannya.

Khususnya setelah melihat performmanya di sepanjang sesi latihan bebas dan sesi kualifikasi. Quartararo hanya satu kali bisa menembus sepuluh besar.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Emilia Rogmana: Pecco Pertama, Quartararo Tercecer

Pada FP1, dia ada di urutan ke-18, FP2 di urutan ke-16, dan FP3 di urutan ke-15. Hanya pada FP4 Quartararo naik ke urutan keempat.

Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Emilia Romagna 2021. (Photo by Andreas SOLARO / AFP)ANDREAS SOLARO Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Emilia Romagna 2021. (Photo by Andreas SOLARO / AFP)

Dengan hasil FP1 hingga FP3 yang buruk, Quartararo harus masuk Q1. Di sesi kualifikasi ini, dia juga gagal menembus ke Q2.

Pada FP3, saya mencoba semuanya untuk langsung masuk Q2, dan kami finis tidak begitu jauh. Jadi, kami berhasil meningkat secara masif dalam kondisi sepenuhnya basah. Tapi, siang ini kondisinya kering dengan beberapa bagian basah, dan menggunakan ban slick. Tepat seperti yang saya benci," ujar Quartararo, dikutip dari Crash.net, Minggu (24/10/2021).

Baca juga: Quartararo Mulai Main Aman pada MotoGP Emilia Romagna

Quartararo menambahkan, dia tidak mengambil cukup risiko pada dua sektor terakhir. Sebab, dia sedang berjuang untuk meraih gelar juara dunia. Jika sampai cedera, maka usahanya selama ini sia-sia.

Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Emilia Romagna 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)ANDREAS SOLARO Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Emilia Romagna 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

"Saya tidak begitu khawatir jika besok kering. Tentu saja ini bukan posisi terbaik, saya harus start dengan sangat baik, coba untuk melakukan overtake luar biasa, dan lihat apa yang akan terjadi saat balapan," kata Quartararo.

Quartararo unggul 52 poin atas Francesco Bagnaia. Namun, Bagnaia berhasil meraih pole position. Peluang menangnya pun lebih besar.

"Tentu saja, ini situasi yang sulit. Sejujurnya, saya tidak memikirkan tentang kejuaraan, karena dia di posisi pertama dan saya posisi ke-15," ujar Quartararo.

Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) bersaing dengan Francesco Bagnaia (Ducati) pada MotoGP San Marino, 19 September 2021.ANDREAS SOLARO Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) bersaing dengan Francesco Bagnaia (Ducati) pada MotoGP San Marino, 19 September 2021.

Menurutnya, Bagnaia juga memiliki tekanan pada balapan kali ini. Sebab, dia harus tampil sempurna. Untuk tetap dapat membuka kesempatan menjadi juara dunia, Bagnaia harus menang.

"Tapi, perasaan saya jika semuanya normal, kami akan bersaing (untuk menentukan gelar juara dunia) di Portimao," kata Quartararo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.