Ini Bedanya Ujian buat Pemohon SIM B1 dan B2 dengan SIM A

Kompas.com - 21/10/2021, 13:12 WIB
Kompetisi Safety Driving Hino, tes zig-zag. Dok. HMSIKompetisi Safety Driving Hino, tes zig-zag.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Berbeda dengan SIM A, pemohon SIM B1 dan B2 butuh syarat dan kemampuan khusus. Pasalnya kendaraan seperti truk dan bus tidak boleh sembarangan dikemudikan.

Menilik Pasal 80 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), SIM B1 dan B2 dibedakan berdasarkan jumlah berat yang diperbolehkan dan kereta tempelan.

SIM B1 dan B1 Umum ditujukan untuk sopir yang mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan atau umum dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3,5 ton.

Baca juga: Bonceng Anak di Depan Saat Mau Isi Bensin, Ibu Tabrak Petugas SPBU

Pelatihan supir angkutan umum di Satpas SIM Daan Mogot, Cengkareng, Senin (20/4/2020)Instagram @Polres_Jakbar Pelatihan supir angkutan umum di Satpas SIM Daan Mogot, Cengkareng, Senin (20/4/2020)

Sedangkan SIM B2 dan B2 Umum, untuk mengemudikan Kendaraan alat berat, Kendaraan penarik, atau Kendaraan Bermotor lebih dari 3,5 ton dengan menarik kereta tempelan atau gandengan yang diperbolehkan, yakni lebih dari 1 ton.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo, Kasubdit SIM Ditregident Korlantas Polri, mengatakan, ujian SIM B1 dan B2 berbeda dengan ujian SIM A.

“(SIM B1 dan B2) pakai simulator dan mendapatkan SKUKP (Surat Keterangan Uji Keterampilan Pengemudi),” ujar Djati, kepada kepada Kompas.com (21/10/2021).

Baca juga: Mekanik Tim Balap MotoGP Dipecat, Ketahuan Pakai Hasil Tes PCR Palsu

Smart SIM KOMPAS.com/Gilang Smart SIM

Selain itu, ada syarat lain agar pemohon bisa memiliki SIM B1 dan B2, yakni pemohon harus terlebih dulu memiliki SIM A, atau SIM untuk mobil biasa.

“Harus punya SIM A dulu selama satu tahun baru bisa ditingkatkan ke SIM B1,” kata Djati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.