Kompas.com - 20/10/2021, 07:02 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Ada hal yang berbeda dalam rangkaian mobil kepresidenan saat Presiden Joko Widodo berkunjung ke Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (19/10/2021).

Presiden Jokowi menyusuri jalan di Tarakan tidak menggunakan mobil sedan mewah yang biasa digunakan, namun menggunakan kendaraan taktis (rantis) P6 ATAV V1 yang dimiliki oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Dilansir dari siaran pers Sektretariat Presiden, Jokowi memilih menggunakan P6 ATAV V1 karena kendaraan ini dirakit di dalam negeri dan telah diproduksi massal.

Baca juga: Begini Cara Agar Sunmori Tetap Aman dan Nyaman

“Kita tahu bahwa Presiden ingin selalu memperkenalkan produk lokal, mulai dari minuman, makanan, sepatu, jaket, hingga motor custom. Kali ini Presiden memperkenalkan kendaraan serang taktis hasil rakitan dalam negeri, kecuali mesin ya,” ucap Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Selasa (19/10/2021).

Selain itu, lanjut Tri, alasan lain Jokowi menggunakan P6 ATAV V1 karena ingin lebih dekat dengan rakyat.

“Dalam setiap kunjungan kerja ke daerah, Presiden selalu menyapa masyarakat. Namun, Presiden merasa bila dari mobil yang biasa digunakan masih terasa ada sekat. Dengan mobil yang agak terbuka, Presiden berharap masyarakat merasakan kedekatan tersebut,” kata Tri.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Joko Widodo (@jokowi)

Saat ditanya tentang masalah keamanan, mengingat mobil tersebut semi terbuka. Tri mengatakan bahwa seluruh lapisan bodi dari mobil tersebut adalah baja anti peluru, termasuk kaca bagian depan yang anti peluru.

Tri juga menjelaskan bahwa mobil tersebut memiliki kemampuan mendeteksi arah tembakan musuh.

“Teknologi ini dikenal dengan Gunshot Detection System yang dipasang pada bagian belakang P6 ATAV,” ucapnya.

Adapun mobil tersebut memiliki kerangka yang terbuat dari rangka pipa baja. Rangka pipa baja yang mengelilingi mobil tersebut berfungsi untuk melindungi dari benturan jika terjadi kecelakaan.

Kendaraan taktis P6 ATAV milik Satuan Detasemen Bravo 90 Paskhas TNI AU yang dipamerkan saat Dirgantara Expo 2017 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (20/4/2017).  KOMPAS.com/Kristian Erdianto Kendaraan taktis P6 ATAV milik Satuan Detasemen Bravo 90 Paskhas TNI AU yang dipamerkan saat Dirgantara Expo 2017 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (20/4/2017).

Baca juga: Pentingnya Ketersediaan APAR di Mobil

Sekilas tentang P6 ATAV

P6 ATAV merupakan kendaraan tempur buatan dalam negeri dan telah diproduksi massal oleh PT Sentra Surya Ekajaya (SSE). Lokasi pembuatan kendaraan ini berada di Periuk Jaya, Kota Tangerang, Banten.

Dikutip dari laman SSE, P6 ATAV ini dibekali dengan mesin 4 silinder Turbo Diesel 2500 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 146 Ps pada 3400 rpm.

P6 ATAV menggunakan transmisi otomatis dengan dilengkapi kapasitas tangki bahan bakar sebanyak 120 liter. Saat kondisi bahan bakar penuh, P6 ATAV sanggup melaju sejauh 500 km. Kecepatan maksimum mencapai 120 km per jam.

Sebagai mobil serang ringan, P6 ATAV dilengkapi dengan dudukan untuk senjata, mulai dari upper gun mounting dan side gun mounting. Sementara itu, empat ban P6 diklaim sanggup menahan terjangan proyektil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.