Rasio Kepemilikan Mobil di Indonesia Masih Dianggap Terlalu Rendah

Kompas.com - 16/10/2021, 08:12 WIB
Ilustrasi penjualan mobil KOMPAS.com/STANLY RAVELIlustrasi penjualan mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah kepemilikan mobil per 1.000 penduduk di Indonesia masih dianggap terlalu rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Kesimpulan ini diungkapkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

"Pertumbuhan kelas menengah yang cukup pesat, serta rasio kepemilikan mobil yang masih cukup rendah, saat ini 99 mobil per 1.000 penduduk, menjadikan Indonesia sebagai potensi pasar besar produk otomotif di ASEAN," kata Agus dalam webinar Quo Vadis Industri Otomotif Indonesia di Era Elektrifikasi, Jumat (15/10/2021).

Padahal, mengutip penjelasan Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara beberapa waktu lalu, angka kepemilikan mobil per 1.000 penduduk di Indonesia terhitung naik dibandingkan tahun 2017 yang hanya 87 mobil per 1.000 penduduk.

Baca juga: Jegal Avanza-Xenia dan Xpander Facelift, Suzuki Bakal Hadirkan Ertiga Varian Baru

Namun, tetap saja jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia yang angka kepemilikan mobil, sudah mencapai 400 unit per 1.000 penduduk, dan Thailand yang 275 unit per 1.000 penduduk, tentu capaian Indonesia terhitung rendah.

Suasana GIIAS 2019KOMPAS.com/Ruly Suasana GIIAS 2019

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apabila rasio kepemilikan mobil di Indonesia ditambah 1 unit saja menjadi 100 mobil per 1.000 penduduk, dan melihat jumlah penduduk Indonesia mencapai 270 juta jiwa, maka diperkirakan bakal ada penambahan kebutuhan mobil mencapai sekitar 270.000 unit.

Tentu hal tersebut menjadikan industri otomotif di Indonesia bisa lebih berkembang lagi, serta penjualannya masih bisa dirangsang lebih jauh lagi.

Baca juga: 90.000 Orang Bikin SIM via Aplikasi Sinar

"Jika pergerakan terjaga dan kondisi pasar stabil, dalam sisa waktu dua bulan bisa terkejar. Kami harap sampai akhir tahun bisa tembus 800.000 unit," kata Kukuh, Kamis (14/10/2021).

Sebagai pengingat, berdasarkan data yang dirilis Gaikindo, penjualan mobil dari pabrik ke diler alias wholesales pada Januari-September 2021 tercatat 627.537 unit.

Sementara untuk penjualan dari diler ke konsumen alias retail sales pada periode yang sama, mencapai angka 600.344 unit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.