Begini Cara Merawat Rem ABS pada Sepeda Motor

Kompas.com - 14/10/2021, 10:12 WIB
Yamaha NMAX 155 Connected/ABS Kompas.com/DonnyYamaha NMAX 155 Connected/ABS

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini fitur keselamatan dan kemanan menjadi prioritas utama produsen sepeda motor. Salah satu sistem keamanan yang dipasangkan, yakni sistem ABS.

Sudah banyak produsen sepeda motor yang memasangkan sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS) yang dinilai dapat melakukan pengereman dengan baik dan lebih aman.

Baca juga: Pajak Karbon Segera Berlaku, Bagaimana Nasib Diskon PPnBM?

Sistem rem ABS disematkan pada sepeda motor agar pada saat melakukan pengereman mendadak motor tidak selip dan ban tidak mengunci. Hal ini tentu saja menguntungkan bagi pengguna sepeda motor terutama pada kondisi jalan basah atau licin.

Dengan teknologi yang sudah canggih, pemilik kendaraan juga harus menegtahui tentang perawatan terhadap rem ABS. Pengemudi juga harus tahu beberapa faktor yang dapat merusak sistem pengereman ABS.

Sistem pengereman Honda CBR 500 R menggunakan fitur ABSSetyo Adi/Otomania Sistem pengereman Honda CBR 500 R menggunakan fitur ABS

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, rem ABS bisa saja gagal fungsi karena adanya kerusakan fisik pada komponen rem.

“Di pelek motor ABS kan ada speed sensor dan pulser ring (ring berongga untuk membaca kecepatan di pangkal roda). Itu kalau rusak yang biasanya mengganggu kerja ABS,” kata Endro, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Yamaha Luncurkan Motor Bebek Harga Mulai Rp 12 Jutaan

Endro menambahkan, salah satu masalah dapat timbul dari kebiasaan penggunaan gembok untuk tambahan keamanan. Sebagian orang menaruh gembok di rongga pulser ring dan lupa mencopot saat hendak jalan. Sehingga, menyebabkan perangkat tersebut penyok.

Maka dari itu Endro mengatakan untuk lebih bijak dalam menggunakan gembok pengaman motor. Jangan menggunakan gembok yang merusak komponen rem sehingga mempengaruhi kinerja rem tersebut.

Ilustrasi fitur ABS. Sistem pengereman Ducati Supersport dilengkapi ABS yang bisa diatur level daya cengkramKompas.com - Adit, Ghulam Ilustrasi fitur ABS. Sistem pengereman Ducati Supersport dilengkapi ABS yang bisa diatur level daya cengkram

"Meski sedikit, namun sinyal yang diterima speed sensor akan mengalami gangguan. Di sini, biasanya indikator ABS pada cluster meter akan berkedip menandakan masalah," ujar Endro.

Selain memperhatikan kondisi luar dari rem, Endro juga menyarankan untuk menjaga kebersihan sensor rem ABS. Pemilik kendaran cukup membesihkannya dari debu dan kotoran terutama sehabis masuk kubangan.

Baca juga: BPKB Hilang, Begini Syarat dan Biaya Bikin Baru

“Perawatan ABS sama dengan rem non-ABS lainnya, terutama kebersihan di sekitar cakram dan sensor speed. Pasir atau kotoran berlebihan sangat mengganggu pengereman dan fungsi sensor speed ABS. Jadi, jaga selalu kebersihannya agar tahan lama,” kata dia.

Selain itu, merawat sistem rem ABS menurut Endro hanya cukup dilakukan secara disiplin dengan servis berkala di bengkel resmi, sesuai interval waktu yang sudah ditentukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.