Terpesan 600 Unit, Mana Mobil Listrik Hyundai yang Paling Laris

Kompas.com - 13/10/2021, 14:31 WIB
Charging Station Hyundai Bintaro KOMPAS.com/STANLY RAVELCharging Station Hyundai Bintaro

JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran Hyundai di Indonesia memberikan warna baru bagi otomotif di Tanah Air. Bukan hanya soal investasi pabrik dan produksi, namun langsung menggebrak pasar dengan duo mobil listrik murninya, yakni Kona Electric dan Ioniq.

Meski secara penjualan masih kalah telak dengan model konvensionalnya, tapi dengan jumlah pemesanan mobil listrik yang mencapai ratusan unit, paling tidak bisa menjadi indikasi positif dari respon masyarakat terkait elektrifikasi.

Lantas, dari kedua mobil listrik murni yang dipasarkan, model apa yang paling diminati ?

Baca juga: Soal Stargazer, Hyundai Bilang Tunggu Tanggal Main

 

Menjawab hal ini, Makmur, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengatakan, dominasi terbesar sampai dengan sekaranga alah Kona EV.

Kendaraan listrik Hyundai Ioniq tengah melakukan pengisian daya di SPKLUKOMPAS.com/RULY KURNIAWAN Kendaraan listrik Hyundai Ioniq tengah melakukan pengisian daya di SPKLU

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemesanan sudah 600 unit, beberapa sudah ada yang didelivery juga. Komposisi sebanyak 60 persen itu Kona EV, lalu sisanya 40 persen Ioniq," kata Makmur kepada media di Bintaro, Senin (11/10/2021).

Makmur mengatakan, sejauh ini suplai kedua mobil listriknya cukup lancar. Meski ada inden satu samapi dua bulan, tapi masalhnya lebih karena selera konsumen terkait warna, bukan karena masalah komponen atau lainnya.

Baca juga: Ini Dia Toyota Rumion, Kembarannya Suzuki Ertiga

Sementara dari peta penjualan, untuk dominasi penjualan mobil listriknya, sejauh ini Makmur mengatakan Pulau Jawa masih mendominasi, terutama wilayah aglomerasi Jabodetabek. Namun bukan berarti tidak ada di luar Pulau Jawa.

"Dari 600 unit itu, kira-kira tidak banyak yang masih inden, cuma karena warna saja. Hampir semua yang bukan diler sudah berjualan EV, termasuk di Ambon juga sudah, untuk konsumen total market secara umum di kota besar paling utama Jakarta lalu Surabaya," ujar Makmur.

Jaringan

Ekspansi Hyundai juga diklaim tak kendor meski ada pandemi Covid-19, hal tersebut dibuktikan dari target 100 diler yang akan dibuka sampai akhir 2021. Untuk saat ini sendiri sudah ada 53 jaringan yang resmi beroperasi.

Sementara untuk sisanya, diklaim sudah siap menski secara waktu kurang lebih hanya menyisahkan 3 bulan. Makmur menjelaskan, bila dihitung total, bahkan jumlahnya saat ini sudah melebihhi 100 diler.

Baca juga: Pajak Karbon Segera Berlaku, Bagaimana Nasib Diskon PPnBM?

"Kita sebenarnya target itu sudah lebih dari 100, itu sudah ada. Tapi semuanya hanya tinggal menunggu pembangunan dan standarisasi saja, bulan ini ada beberapa tambahan lagi, kalau total ada 53 yang sudah beroperasi," kata Makmur.

Hyundai Kona EV 2021KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Hyundai Kona EV 2021

"Untuk outlet terjauh kami sekarang sudah dari Medan sampai Ambon, termasuk persiapan dari Aceh sampai Papua kami sudah punya," lanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.