Kompas.com - 12/10/2021, 10:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kelangkaan komponen cip semikonduktor yang terjadi secara global ikut berdampak pada produksi Honda di Indonesia, terutama pada bulan Agustus dan September lalu.

Kondisi ini pun menyebabkan terganggunya pasokan mobil untuk konsumen.

Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, pihaknya telah meningkatkan volume produksi secara bertahap dan terus berupaya untuk mempercepat pemenuhan permintaan konsumen Honda yang sudah melakukan pemesanan dalam 1 sampai 2 bulan ke depan.

“Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada konsumen atas permintaan yang masih tinggi terhadap produk-produk Honda, meskipun saat ini masih terjadi gangguan terhadap pengiriman mobil akibat kelangkaan komponen untuk produksi,” ucap Billy, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Kenapa Pabrikan Otomotif Jepang Tak Bisa Langsung Beralih ke Elektrifikasi?

Gangguan pasokan komponen berdampak terhadap produk-produk dengan volume produksi dan permintaan tinggi dari konsumen seperti Honda Brio, Honda HR-V, dan Honda CR-V. Tidak hanya itu, kelangkaan komponen cip tersebut juga berdampak terhadap penjualan retail Honda pada bulan September lalu.

Sebagai informasi, Honda mencatat penjualan sebanyak 3.362 unit mobil secara retail sepanjang bulan September 2021 lalu, dengan kontribusi penjualan terbesar berasal dari Honda City Hatchback RS yang terjual 1.053 unit.

Sementara, Brio terjual 1.027unit, yang terdiri dari Brio Satya sebanyak 811 unit dan Brio RS sebanyak 216 unit.

Selanjutnya, HR-V 1.5 L yang terjual 690 unit, CR-V 175 unit. Sementara itu, Mobilio terjual  127 unit, BR-V 125 unit, HR-V 1.8 L 63 unit, Civic Hatchback RS 60 unit, dan Odyssey 22 unit.

Honda City HatchbackDok. HPM Honda City Hatchback

Sementara di segmen sedan, Accord terjual 12 unit dan Honda Civic 6 unit. Honda City dan Honda Civic Type R masing-masing terjual sebanyak 1 unit.

Secara total, Honda telah membukukan penjualan 68.376 unit sejak Januari hingga September 2021, atau naik 23 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.