Wujudkan Zero Emission, Nissan Bikin Pabrik Jadi Ramah Lingkungan

Kompas.com - 11/10/2021, 11:42 WIB
Ilustrasi pabrik mobil Nissan di Sunderland, Inggris. assemblymag.comIlustrasi pabrik mobil Nissan di Sunderland, Inggris.

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebagai bagian dari rencana zero emission pada 2050, Nissan bakal memulai dengan menghilangkan zat CO2 dari proses manufaktur.

Beralihnya peralatan pabrik ke tenaga listrik dianggap memainkan peran penting dalam upaya mewujudkan netralitas karbon.

Dilansir dari Nikkei (10/10/2021), demi mewujudkan zero emission di lingkungan pabrik, Nissan bakal memperhatikan setiap proses perakitan, mulai dari ekstraksi bahan mentah hingga pembuangan.

Baca juga: Toyota Siapkan SUV Mungil Aygo X, Meluncur November

Ilustrasi baterai mobil listrik Nissan Leafassemblymag.com Ilustrasi baterai mobil listrik Nissan Leaf

Kemudian, semua peralatan produksi akan dialiri listrik, yang mengambil tenaga dari energi terbarukan seperti matahari dan angin. Adapun untuk energi yang dihasilkan dari fuel cell akan menggunakan bioetanol dan hidrogen.

"Pada tahun 2050, daya yang digunakan pabrik pada dasarnya akan dialiri listrik, dan sumber energi semuanya akan dialihkan ke energi terbarukan dan bahan bakar alternatif," ujar Hideyuki Sakamoto, Nissan Vice Executive President, dikutip dari Nikkei.

Selain itu, perusahaan akan memasang sistem fuel cell di Tochigi dan mulai 2022. Sistem ini akan diadopsi secara bertahap di pabrik lain sebelum peluncuran skala besar mulai 2030.

Baca juga: Update Harga BBM Pertamina, Shell dan Vivo, Pertamax Turbo Turun

Nissan LeafKOMPAS.com/Ruly Nissan Leaf

Pada tahun tersebut, Nissan menargetkan bakal menurunkan emisi CO2 sebesar 40 persen atau lebih besar dibandingkan dengan 2019.

Selanjutnya, Nissan akan memasang peralatan mutakhir di beberapa pabrik di Jepang maupun mancanegara pada tahun 2030.

Rencananya, lini produksi baru di Tochigi menampilkan kendaraan perakitan robot. Peralatan tersebut juga akan diadopsi di dua pabrik di prefektur Fukuoka dan Kanagawa Jepang, dan di dua pabrik AS.

Di samping itu, Nissan juga akan mengembangkan infrastruktur yang mampu memenuhi permintaan kendaraan listrik yang saat ini terus meningkat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.