Jelang Penerapan Carbon Tax, Honda Pastikan Tak Ada Revisi Harga

Kompas.com - 09/10/2021, 18:02 WIB
Honda CR-V facelift 1.5L Turbo Prestige KOMPAS.COM/STANLY RAVELHonda CR-V facelift 1.5L Turbo Prestige

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerapan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) berdasarkan emisi gas buang atau carbon tax, bakal segera berlaku. Rencananya regulasi baru ini akan dimulai pada 16 Oktober 2021.

Seperti diketahui, dengan adanya carbon tax, otomatis bakal merubah tantanan harga mobil yang sudah ada. Pasalnya, pajak tak lagi dihitung berdasarkan bentuk bodi mobil atau sistem pengerak, melainkan gas buang dari kendaraan.

Ketika menanyakan persiapan soal perubahan harga jelang penerapan PPnBM emisi gas buag, Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan, sejauh ini pihaknya belum ada rencana melakukan revisi.

Baca juga: Sudah Terdaftar di Samsat DKI, Honda HR-V Baru Siap Meluncur?

"Berdasarkan peraturannya berlaku 16 Oktober 2021, memang ada perubahan berdasarkan gas buang, tapi sayapastikan untuk produk kami yang Completely Knock Down (CKD) tidak terpengaruh karena mendapatkan relaksasi PPnBM sampai Desember. Jadi whatever hasilnya testnya, sampai Desember itu masih 0 persen," ucap Billy kepada media dalam konferensi pers virtual, Kamis (7/10/2021).

Uji emisi gratis di diler Honda yang ada di DKIHONDA PROSPECT MOTOR/HPM Uji emisi gratis di diler Honda yang ada di DKI

Seperti diketahui, walau carbon tax akan berlaku pada 16 Oktober mendatang, namun pemerintah sudah lebih dulu memperpanjang relaksasi diskon pajak 100 persen sampai Desember 2021. Otomatis PPnBM berdasarkan emisi belum akan berdampak pada harga mobil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski demikian, Billy menjelaskan bukan berarti Honda santai menghadapi adanya regulasi baru. Pihaknya sampai saat ini juga sedang menanti hasil pengujian beberapa produknya yang dilakukan di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) terkait kadar emisi gas buang.

Baca juga: Sambut WSBK Mandalika, Kemenhub Gelar Simulasi Rekayasa Lalu Lintas

"Kami masih melakukan tes dan belum selesai, masih dalam tahap antrean di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor. Tapi kami yakni produk kami akan memberikan hasil yang terbaik," ujar Billy.

Honda City Hatchback RS CVTKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Honda City Hatchback RS CVT

"Jadi sampai Desember tidak akan ada perubahan, kita lihat nanti hasilnya. Untuk Januari 2022, kami belum tahu bagaimana dan akan ada perubahan atau kenaikan berapa," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.