Banyak Pebalap Tewas, Ini Pesan Rossi untuk Para Pebalap Muda

Kompas.com - 01/10/2021, 18:41 WIB
Valentino Rossi saat berlaga pada MotoGP Austria 2021 Gold and GooseValentino Rossi saat berlaga pada MotoGP Austria 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan yang menimpa Dean Berta Vinales, sepupu Maverick Vinales, membuat Valentino Rossi turut angkat bicara.

Pebalap veteran itu mengaku sedih dan menilai para pebalap muda terlalu mengambil risiko saat berada di lintasan.

"Apa yang terjadi di Jerez (tragedi Dean Vinales) adalah bencana. Tiga kali dalam tahun ini terjadi dengan pebalap muda (meninggal),” ucap Valentino Rossi dikutip dari Marca, Jumat (1/10/2021).

Baca juga: Disebut Pengaruhi Gaya Pebalap Muda Jadi Berbahaya, Ini Kata Marquez

Untuk diketahui, Dean Berta Vinales menjadi pebalap muda ketiga yang meninggal tahun ini. Dean, yang masih berusia 15 tahun, mengalami kecelakaan dalam rangkaian WSBK Spanyol di Jerez.

Sebelumnya, sudah ada Jason Duspasquier (19 tahun) yang meninggal pada saat kualifikasi Moto3 di Italia pada Mei lalu, dan Hugo Millan (14 tahun) yang meninggal pada European Talent Cup GP Aragon pada Juli lalu.

“Sekarang apa yang bisa kita lakukan? Hal yang paling berbahaya dalam olahraga ini adalah ketika seseorang jatuh dan terlindas. Risiko itu terjadi sangat tinggi,” kata Rossi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Valentino Rossi saat berlaga pada MotoGP San Marino 2021Gold and Goose Valentino Rossi saat berlaga pada MotoGP San Marino 2021

“Pertama, pebalap harus lebih menghormati bendera kuning. Biasanya, pebalap yang melihat bendera kuning, mencoba untuk mengalah dan mengurangi kecepatan. Dalam beberapa tahun terakhir, pebalap muda lebih agresif dan kita yang menontonnya pun ikut ketakutan,” lanjut Rossi.

Menurut Rossi, apapun bisa terjadi saat berada di lintasan balap. Pebalap muda kebanyakan terlalu mengambil risiko dan tidak peduli dengan keselamatan rival mereka.

“Apalagi di Supersport, menurut saya itu lebih ekstrem dari Moto3. Ada 42 motor di lintasan, itu terlalu banyak dan sangat meningkatkan risiko. Motornya juga berat dan tidak terlalu cepat. Tentunya, dengan lebih sedikit motor bahaya bisa berkurang,” ucap Rossi.

Baca juga: Bos Repsol Honda Ungkap Alasan Motor Marquez Melempem

Maka dari itu demi keselamatan saat berada di lintasan, Rossi berharap, pihak penyelenggara baik dari FIM dan Dorna Sport lebih tegas memberikan sanksi dan memperketat aturan, terutama bagi para pebalap muda.

“Di kategori termuda harus lebih ketat, lebih tegas (aturannya) dengan sanksi. Olahraga ini fantastis, tetapi Anda harus mengubah cara berkendara dan menunjukkan rasa hormat dengan pebalap lainnya. Mereka semua ingin mendapatkan posisi, tetapi ada sesuatu yang lebih penting daripada itu semua,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.