Video Pikap Belok Mendadak Saat Motor Mau Menyalip

Kompas.com - 29/09/2021, 12:02 WIB
Mobil pikap belok sembarangan Foto: Tangkapan layar Mobil pikap belok sembarangan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kemampuan antisipasi merupakan hal penting saat berkendara sepeda motor. Salah membaca situasi bukan tak mungkin berisiko mengalami kecelakaan.

Seperti yang terlihat dalam video yang diunggah akun TikTok omcogan, diduga pengendara motor terlibat kecelakaan saat berencana menyalip mobil pikap yang belok mendadak.

Baca juga: Cara Aman Lewati Jalan Berkelok Saat Touring Motor

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, mengatakan, dalam kejadian tersebut baik pikap dan pengendara motor memberikan kontribusi pada kejadian.

@omcogan Apes!!! ???? #fyp ? suara asli - Andi Prayugo

"Jika itu kecelakaan dapat dilihat dari dua sisi, polisi melihat dari pelanggaran yang berdasarkan aturan hukum," kata Jusri kepada Kompas.com, Selasa (28/9/2021).

"Jika diperhatikan pikap tidak memberikan lampu sein. Kalaupun memberikan lampu sein, asumsinya, si pikap setidaknya 30 meter sesuai aturan sebelum manuver harus memberikan lampu sein," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nah kemudian walaupun sudah memberikan sein dia (pikap) juga wajib mengontrol keamanan di belakang. Kalau tidak aman dia tidak boleh manuver," kata Jusri.

Baca juga: [VIDEO] Ini Motorhome Garapan Delima Jaya, Simak Fitur Mewahnya

Pemotor diduga lawan arus hingga tabrak motor Patwal Polres Tangerang Selatan di Jalan BSD Raya Utama, Minggu (22/8/2021).Dokumentasi Polres Tangerang Selatan Pemotor diduga lawan arus hingga tabrak motor Patwal Polres Tangerang Selatan di Jalan BSD Raya Utama, Minggu (22/8/2021).

Di sisi lain, kesalahan pengendara motor ialah tidak mengantisipasi keadaan sekitar. Artinya kata Jusri tidak punya kemampuan antisipasi berbasis pola pikir.

"Si biker tidak mengantisipasi kendaraan di depan yang bisa suka-suka berhenti, suka-suka belok, atau bahkan memberi sein ke kiri taunya belok ke kanan," kata Jusri.

"Dalam hal ini semua harus diantisipasi, agar kita tidak mengalami kecelakaan karena kesalahan orang lain," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.