Ingat Alasan Pelat Nomor Kendaraan Listrik Berwarna Biru

Kompas.com - 29/09/2021, 10:42 WIB
Pelat nomor kendaraan listrik resmi diberikan warna biru. screenshot @gesitsPelat nomor kendaraan listrik resmi diberikan warna biru.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah RI resmi menetapkan warna biru sebagai pembeda kendaraan listrik di dalam negeri. Warna ini cukup unik mengingat transportasi pribadi biasa memakai warna dasar hitam.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Adita Irawati menyatakan, hal tersebut guna memudahkan identifikasi oleh para petugas kepolisian. Mengingat, sepeda motor dan mobil murni listrik (electric vehicle) memiliki keistimewaan seperti dibebaskan aturan ganjil genap.

"Misalnya saat (melewati kawasan) ganjil genap, mobil listrik diizinkan beroperasi baik pada tanggal genap atau ganjil," katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Cara Aman Lewati Jalan Berkelok Saat Touring Motor

Pelat nomor kendaraan listrik akan diberikan warna biru pada ruang masa berlakuPolri Pelat nomor kendaraan listrik akan diberikan warna biru pada ruang masa berlaku

Kebijakan ini sejalan dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 88 Tahun 2019 yang menyebut penggolongan jenis kendaraan bermotor yang bebas melintas di wilayah ganjil genap nomor polisi.

Pihak Korlantas Polri pada kesempatan terpisah pun mengamini alasan itu. Apalagi jumlah kendaraan harian yang melintas di wilayah Ibu Kota sangat banyak, tidak terkecuali ketika masa PPKM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dijelaskan oleh mantan Direktur Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (Dirregident) Korlantas Polri, Brigjen. Pol. Halim Pagarra, TNKB kendaraan listrik berwarna biru menyesuaikan jenis kendaraannya yang ramah lingkungan.

Baca juga: 7 Moge Adventure Kelas Menengah di Indonesia

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kementerian Perhubungan RI (@kemenhub151)

"Pemberian warna khusus (biru) untuk kendaraan bermotor listrik sebagai upaya Polri untuk mendukung Perpres 55 Tahun 2019 sebagai pemberian insentif non-fiscal," kata Halim.

Dia melanjutkan, dengan penandaan warna khusus tersebut, maka kendaraan listrik bisa memiliki tanda untuk dibedakan perlakuannya.

"Sebagai contoh bebas parkir, bebas masuk ganjil genap dan lain sebagainya. Lalu kenapa warna biru? Ini merupakan hasil rekomendasi dari forum Korlantas," lanjut dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.