Menghitung Besaran Denda Tilang Ganjil Genap di Jakarta

Kompas.com - 27/09/2021, 12:42 WIB
Petugas kepolisian berjaga di pos pemeriksaan ganjil genap yang diterapkan karena adanya perpanjangan PPKM level 4 di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (15/8/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak APetugas kepolisian berjaga di pos pemeriksaan ganjil genap yang diterapkan karena adanya perpanjangan PPKM level 4 di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (15/8/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah hampir sebulan sejak awal diterapkannya sanksi tilang untuk pelanggar skema lalu lintas ganjil genap di Jakarta. Ditlantas Polda Metro Jaya mulai memberlakukan sanksi tilang tersebut sejak 1 September 2021.

“Diberlakukan tilang gage mulai 1 September 2021,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangan resminya, Selasa (31/8/2021).

Ia mengatakan, penerapan tilang tersebut dilakukan usai pihaknya melakukan analisis dan diskusi bersama sejumlah pihak terkait. Sistem tilang yang diterapkan menggunakan dua sistem.

Baca juga: Sepeda Listrik Harley Ludes Cuma Seminggu

“Jadi selain berjaga di mulut-mulut kawasan, kami juga akan mulai melakukan penindakan dengan tilang baik menggunakan kamera ETLE atau tilang manual apabila ditemukan secara langsung oleh anggota yang bertugas hari itu,” ujar Sambodo.

Pengendara melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (17/8/2021). Pemerintah resmi memperpanjang PPKM level 4 di Jawa Bali hingga 23 Agustus 2021. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay Pengendara melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (17/8/2021). Pemerintah resmi memperpanjang PPKM level 4 di Jawa Bali hingga 23 Agustus 2021. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para pelanggar yang terlihat oleh personel yang bertugas akan ditindak secara langsung. Sedangkan, untuk pelanggar ganjil genap yang terekam oleh kamera ETLE, maka surat tilang akan dikirim ke alamat sesuai STNK kendaraan pelanggar.

Penerapan sanksi tilang kepada pelanggar ganjil genap mengacu pada Pasal 287 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca juga: Update Toyota Fortuner 2.800 cc, Bocoran Harga Dasar dan Varian

 

Pasal tersebut menerangkan sanksi bagi pelanggar rambu lalu lintas. Aturan tersebut digunakan sebagai landasan sebab pelaksanaan ganjil genap di Jakarta telah dilengkapi dengan sejumlah rambu peringatan. Bagi yang melanggar, siap-siap dikenakan sanksi berupa denda dengan nominal Rp 500.000.

Sistem ganjil genap ini diberlakukan bersamaan dengan perpanjangan PPKM Level 3 yang berlangsung hingga 4 Oktober mendatang.

Sebagai pengingat, ada 3 ruas jalan yang menjadi lokasi penerapan skema ganjil genap, yakni Jalan MH Thamrin, Jalan Sudirman, dan Jalan Rasuna Said.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.