Jajal Kymco X-Town 250i buat Touring, Berapa Konsumsi BBM-nya?

Kompas.com - 19/09/2021, 18:41 WIB
Kymco X-Town 250i KOMPAS.com/ADITYO WISNU PRABOWOKymco X-Town 250i
|

JAKARTA, KOMPAS.comKymco X-Town 250i telah meluncur sejak Juli 2020. Kami pun sudah pernah mengulasnya secara lengkap skutik pesaing Honda Forza dan Yamaha XMAX.

Namun ada namun satu parameter yang mungkin ditunggu-tunggu para pecinta skutik gambot, yakni bagaimana impresinya dibawa touring?

Akhirnya, kami berkesempatan menikmati X-Town 250i untuk berkendara ke luar kota. Tidak perlu jauh, kami memilih rute Jakarta-Bogor pulang pergi untuk mengetahui bagaimana kenyamanan dan performa skutik ini.

Baca juga: Honda BR-V Terbaru Siap Meluncur, Ada 5 Varian, Ini Bocoran Harganya

Kymco X-Town 250iKOMPAS.com/Gilang Kymco X-Town 250i

Dengan dimensi (PxLxT) 2.235 mm x 780 mm x 1.370 mm, dan berat kosong 195 kg, motor ini memang terasa besar dan panjang bagi orang Indonesia pada umumnya.

Bobotnya pun terasa berat, terutama ketika memindahkan motor dalam keadaan statis. Saat parkir pastinya Anda butuh bantuan seseorang lainnya untuk menggeser motor ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bicara soal posisi duduk, X-Town 250i menawarkan posisi duduk yang rileks dan santai. Busa jok memang terbilang sangat empuk, namun bahannya terasa tipis, terutama pada beberapa sisi.

Baca juga: Pilihan Sedan Bekas di Bawah Rp 50 Juta di Bandung

Kymco X-Town 250iKOMPAS.com/Gilang Kymco X-Town 250i

Dengan jok yang begitu lebar dan panjang, Anda bisa memilih posisi duduk sesuai selera. Mau agak maju, atau mundur supaya bagian pinggang bisa lebih santai di bagian sandaran, atau di posisi tengah-tengah.

Kebetulan test rider Kompas.com memiliki tinggi badan 165 cm. Dengan tinggi jok mencapai 785 mm, yang mana lebih tinggi dibandingkan Yamaha Nmax (765 mm), kami harus duduk agak maju di joknya. Tujuannya agar kedua kaki masih bisa turun ke tanah, itu pun dengan posisi agak jinjit.

Namun semua berubah ketika motor sudah jalan, posisi duduk bisa lebih mundur lagi biar lebih rileks. Seketika motor terasa ringan, jika mau posisi kaki pun bisa dibuat lebih selonjor ke depan.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP San Marino 2021, Bagnaia Raih Pole Position Diikuti Jack Miller

Kymco X-Town 250iKOMPAS.com/Gilang Kymco X-Town 250i

Dengan mesin 249,1 cc SOHC berpendingin cairan yang bertenaga 15,4 kW atau setara 20,6 tk pada 6.500 rpm dan torsi 21,5 Nm.

Tenaga yang dikeluarkan X-Town 250i tidak begitu istimewa. Paling asyik menggeber motor ini pada kecepatan 50 kpj sampai 80 kpj. Lebih dari itu, hentakan tenaga seperti kurang terasa.

Memang kurva tenaga yang disalurkan X-Town 250i tampaknya lebih cocok untuk riding santai. Apalagi getaran pada motor ini terbilang minim, baik pada kecepatan rendah maupun tinggi.

Baca juga: Duduk Perkara Mobil Listrik Ricky Elson Gagal Uji Emisi, Ini Faktanya

Kymco X-Town 250iKOMPAS.com/Gilang Kymco X-Town 250i

Saat berjalan pada rute Jakarta-Bogor, test rider tidak merasa keletihan. Sampai di lokasi tujuan dan kembali ke rumah, badan masih cukup segar. Rasa capek justru lebih terasa saat memindahkan motor ini di parkiran, bukan saat berkendara.

Kenyamanan makin baik karena motor ini memiliki bagasi ekstra luas, yang bisa menampung dua buah helm. Memang salah satu helm harus yang berukuran agak kecil.

Tapi buat Anda yang berkendara sendiri, bagasinya menyisakan ruang yang cukup untuk satu buah ransel berisi penuh.

Baca juga: Beredar Render Terbaru Honda CBR400RR Mesin 4-Silinder

Kymco X-Town 250iKOMPAS.com/ADITYO WISNU PRABOWO Kymco X-Town 250i

Selain itu, windshield yang cukup tinggi juga cukup menahan terpaan angin dari depan. Namun memang dalam kondisi hujan, bercak air pada windshield justru bisa mengganggu pandangan mata, sebab tameng tersebut tidak memiliki wiper.

Sementara itu, jika membahas soal karakter suspensi. Bantingan motor ini bisa dibilang agak keras, terutama di bagian belakang. Adapun untuk bagian depan sudah cukup baik redamannya, tidak keras dan tidak terlalu empuk.

Lantas, bagaimana dengan konsumsi BBM-nya? Menggunakan metode full to full, awalnya kami mereset salah satu Trip di odometer ketika melakukan pengisian BBM RON 92 sampai penuh.

Baca juga: Sepang Racing Team Ganti Nama Jadi RNF Racing, Bertahan sampai 2026

Kymco X-Town 250iKOMPAS.com/Gilang Kymco X-Town 250i

Kami pun berkendara menyusuri padatnya Ibu Kota, lengangnya jalan pinggiran Jakarta, naik ke perbukitan di sekitar Bogor, dan kembali lagi ke pusat kota.

Gaya berkendara tidak dibuat eco riding, tapi seperti kondisi umumnya para pengendara. Ketika jalan kosong, motor dipacu kencang. Namun saat macet, kita juga harus melambat mengikuti lalu lintas.

Kemudian, ketika kami kembali lagi ke SPBU untuk mengisi BBM, butuh 5,29 liter sampai tangki terisi penuh. Sementara odometer mencatatkan angka total perjalanan sejauh 146,1 km.

Jika jarak perjalanan tersebut dibagi dengan BBM yang dihabiskan, maka didapat konsumsi BBM rata-rata sebanyak 27,6 km per liter. Sebuah angka yang wajar untuk skutik 250 cc dengan bobot mencapai 195 kg.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.