Perpanjangan Diskon PPnBM Bisa Dongkrak Penjualan Mobil Akhir Tahun

Kompas.com - 19/09/2021, 11:41 WIB
Salah satu industri yang memproduksi kendaraan, Jakarta, Sabtu (17/10/2020). Dokumentasi Humas Kementerian PerindustrianSalah satu industri yang memproduksi kendaraan, Jakarta, Sabtu (17/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Masa pemberian diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk sejumlah mobil baru kembali diperpanjang hingga akhir tahun 2021.

Tim dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pun memprediksi akan ada penambahan penjualan mobil baru mencapai 35.553 unit hingga akhir tahun berkat perpanjangan kembali diskon pajak penjualan tersebut.

Perluasan cakupan insentif PPnBM ini juga dinilai bakal merangsang pemulihan industri otomotif lebih cepat, serta lebih berkontribusi terhadap pendapatan negara.

Baca juga: Hasil FP3 MotoGP San Marino, Bagnaia Jadi yang Tercepat, Marquez Jatuh

"Kami memproyeksikan tambahan penerimaan pajak sebesar Rp 2,22 triliun dengan meningkatnya penjualan mobil yang didukung stimulus Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP)," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dalam keterangan resminya, Sabtu (18/9/2021).

Toyota Avanza di pameran IIMS Hybrid 2021KOMPAS.com/Ruly Toyota Avanza di pameran IIMS Hybrid 2021

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berkat kebijakan insentif yang tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2021 tersebut, diyakini daya beli masyarakat terhadap kendaraan bermotor dapat meningkat.

Melihat data yang dipaparkan, sektor manufaktur memang mengalami peningkatan pada kuartal kedua tahun ini berkat pertumbungan industri otomotif yang mencapai 45,7 persen.

Baca juga: Pilihan Sedan Bekas di Bawah Rp 50 Juta di Bandung

 

Data penjualan mobil baru berkubikasi 1.500 cc ke bawah yang menjadi penerima insentif PPnBM pun meningkat 51 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada periode Januari-Agustus. Lantas untuk mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc ke atas meningkat 64,4 persen.

Lalu perlu diingat bahwa regulasi mengenai pemberian diskon PPnBM tersebut mensyaratkan local purchase alias kandungan komponen buatan lokal pada persentase tertentu.

Jelas syarat tersebut berperan menciptakan multiplier effect yang cukup besar. Peningkatan pesanan kendaraan berdampak positif pada industri komponen yang menunjang industri otomotif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.