Merek Jepang Sementara Lupakan ‘Just in Time’ karena Krisis Cip

Kompas.com - 16/09/2021, 08:42 WIB
Ilustrasi cip semikonduktor yang menjadi salah satu komponen otomotif, PAULTAN.orgIlustrasi cip semikonduktor yang menjadi salah satu komponen otomotif,

JAKARTA, KOMPAS.com – Produsen mobil Jepang untuk sementara melupakan semboyan "just in time supply chain" karena terjerat krisis pasokan cip semikonduktor.

Praktik tradisional di mana hanya menyediakan stok komponen utama secara terbatas bergeser ke penumpukan demi kelancaran lini produksi. Juga dipengaruhi Covid-19, sejumlah merek menyatakan bakal menyimpan cip semikonduktor sampai beberapa bulan ke depan.

Disitat dari Nikkei (15/9/2021), Toyota Motor sedang mencari pemasok tambahan untuk meningkatkan persediaan cip semikonduktor.

Toyota juga mulai memberi tahu beberapa pemasoknya untuk meningkatkan persediaan semikonduktor mereka dari tiga bulan menjadi lima bulan.

Dalam praktik manfaktur Jepang, mereka sebelumnya terkenal dengan semboyan “just in time supply chain”, di mana suku cadang hanya dikirimkan bila diperlukan, sehingga tidak perlu ada penumpukan berlebih.

Baca juga: Jadwal MotoGP San Marino 2021, Balapan Perpisahan Rossi di Italia

Ilustrasi produksi mobil di pabrik Daihatsu.KOMPAS.com / FEBRI ARDANI Ilustrasi produksi mobil di pabrik Daihatsu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nissan Motor terpantau sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan persediaan semikonduktor dari satu bulan menjadi lebih dari tiga bulan.

Sementara itu, Suzuki Motor telah meminta pembuat suku cadang untuk menyimpan persediaan selama beberapa bulan.

Adapun merek-merek lain kabarnya juga mengamankan pasokan logam langka untuk menghindari risiko seperti krisis cip global yang terjadi saat ini.

Baca juga: Bocoran Bus Baru dari Laksana, Pakai Nama Panorama

Toshiba adalah perusahaan yang memproduksi perangkat daya untuk menjawab kebutuhan dunia.Toshiba Electronic Devices and Storage Toshiba adalah perusahaan yang memproduksi perangkat daya untuk menjawab kebutuhan dunia.

Perusahaan-perusahaan ini juga bergerak untuk menandatangani kontrak jangka panjang dengan produsen cip semikonduktor. Misalnya dengan kontrak selama beberapa tahun atau mencoba memesan satu produk di lebih dari satu perusahaan.

Menurut perusahaan riset asal Inggris, IHS Markit, kebutuhan cip semikonduktor buat mobil telah meningkat tiga kali lipat dibandingkan dengan 20 tahun lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.