Mulai Musim Hujan, Ingat Bahaya Pakai Jas Hujan Ponco

Kompas.com - 15/09/2021, 11:02 WIB
Jas hujan ponco. GojayliciousJas hujan ponco.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan deras kembali mengguyur sebagian daerah di Indonesia. Intensitas yang mulai meningkat menyebabkan para pengendara sepeda motor harus menyiapkan perlengkapan tambahan ketika bepergian.

Perlengkapan tersebut tidak lain adalah mantel atau jas hujan. Piranti ini jadi hal yang vital untuk selalu disiapkan agar dapat menjaga pengendara tidak basah akibat terpaan air hujan.

Pemilihan tipe jas hujan yang akan dikenakan pengendara motor pun perlu diperhatikan. Pasalnya, salah memilih tipe jas hujan bisa menyebabkan kecelakaan.

Umumnya masyarakat masih memilih jas hujan tipe ponco untuk dikenakan ketika berkendara di tengah hujan. Selain desainnya yang praktis untuk dikenakan, satu jas hujan ponco bisa digunakan untuk dua orang saat berboncengan.

Baca juga: Vinales Sebut Aprilia RS-GP Lebih Melelahkan Dari Yamaha YZR-M1

Padahal tanpa disadari, dibalik kepraktisannya, jas hujan tipe ponco memiliki risiko bahaya dan mencelakakan bagi penggunanya yang tengah berkendara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengendara sepeda motor yang menggunakan jas hujan ponco menutupi lampu rem dan sen.Kompas.com/Unoviana Kartika Pengendara sepeda motor yang menggunakan jas hujan ponco menutupi lampu rem dan sen.

Ketika dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu, Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani menjelaskan, sangat tidak disarankan mengenakan jas hujan ponco untuk perlengkapan berkendara.

"Ujung jas hujan ponco dapat tersangkut pada gir belakang dan menyebabkan pengendara terjatuh. Jas hujan ponco juga rawan tersangkut ke pengendara lain di sisi kanan dan kirinya. Selain itu, dapat pula tersangkut pada tali-tali pengait pada mobil barang atau mobil bak terbuka," ujarnya menjelaskan.

Baca juga: GPX POPZ 110, Super Cub Thailand Seharga Honda Revo

Wajar saja, sebab desain jas hujan ponco memiliki ujung-ujung yang mudah berkibar saat terkena angin ketika dibawa berkendara. Jauh berbeda dengan desain jas hujan berbentuk atasan dan bawahan alias two pieces yang mirip seperti baju dan celana dan pada umumnya.

Selain bahaya tersangkut, Agus juga mengatakan risiko jas hujan ponco menutupi lampu sein belakang dan lampu rem. Jika kedua lampu ini tertutupi, jelas akan menyulitkan pengguna jalan lain di belakang pengendara tersebut.

Ia sangat merekomendasikan penggunaan jas hujan berbentuk atasan dan bawahan yang terpisah demi alasan keselamatan berkendara. Sebab jas hujan model ini menutupi tubuh pengendara dengan rapi dan rapat, minim risiko berkibar dan tersangkut.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.