Debt Collector Wajib Bawa Surat Tugas Saat Mau Sita Kendaraan

Kompas.com - 11/09/2021, 07:22 WIB
Video yang menunjukkan perampasan motor milik seorang sopir ojol oleh satu orang debtcollector di Jalan Meruya Ilir, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, viral di media sosial. Peristiwa berlangsung pada Senin (6/9/2021). Instagram.com/@gunabdillahVideo yang menunjukkan perampasan motor milik seorang sopir ojol oleh satu orang debtcollector di Jalan Meruya Ilir, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, viral di media sosial. Peristiwa berlangsung pada Senin (6/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewasa ini terkadang muncul kabar mengenai penyitaan kendaraan seperti sepeda motor yang dilakukan oleh debt collector kepada debitur. Tanggapan bernada pro maupun kontra terhadap hal ini pun muncul di berbagai media sosial.

Faktanya, penyitaan barang kredit seperti sepeda motor dari debitur dapat dilakukan tanpa perlu melalui proses pengadilan terlebih dahulu. Melansir Kompas.com, Jumat (10/9/2021), penyitaan barang kredit tertulis dalam Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 2/PUU-XIX/2021.

Perusahaan pembiayaan melalui jasa penagih atau umum disebut debt collector berhak untuk menyita barang kredit apabila debitur tidak memenuhi kewajiban pembayaran sesuai perjanjian di awal alias wanprestasi.

Baca juga: Xpander Mundur di Sitinjau Lauik, Masalahnya Bukan Soal FWD atau RWD

Meski begitu, eksekusi penyitaan ini tidak bisa dilakukan dengan semena-mena sampai timbul konflik antara debt collector dengan debitur. Apalagi sampai melibatkan pihak lain yang tidak ada keterkaitan dengan kredit tersebut.

Mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, terdapat sejumlah persyaratan yang perlu dipenuhi debt collector agar dapat menyita barang kredit seperti sepeda motor.

Ilustrasi motor sport 250 cc di diler motor bekas. Berikut penjelasan apa itu leasing dan contohnya, apa sajakah kegiatan leasing, apa saja produk leasing, dan contoh leasing.GridOto.com Ilustrasi motor sport 250 cc di diler motor bekas. Berikut penjelasan apa itu leasing dan contohnya, apa sajakah kegiatan leasing, apa saja produk leasing, dan contoh leasing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Persyaratan tersebut berupa dokumen-dokumen yang harus dibawa dan ditunjukkan oleh debt collector pada proses penagihan. Dokumen tersebut berupa kartu identitas, sertifikat profesi dari lembaga resmi, surat tugas dari perusahaan pembiayaan, dan bukti jaminan fidusia.

Baca juga: Ini yang Harus Dilakukan jika Telat Memperpanjang Masa Berlaku SIM

Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan (APPI) Suwandi Wiratno mengatakan, perusahaan pembiayaan harus menggunakan jasa debt collector yang sesuai dengan ketentuan tersebut.

Sayangnya praktik di lapangan kerap mengabaikan aturan-aturan yang telah ditetapkan. Proses penagihan pun tidak sesuai dengan regulasi tersebut.

“Terus lagi surat kuasa (dari perusahaan pembiayaan) hanya untuk 1 orang yang menarik, tapi dia 5-6 orang yang narik. Ini yang salah perusahaan pembiayaan dan debt collector-nya” kata Suwandi, dilansir dari Kompas.com, Jumat (10/9/2021).

Selain itu, ia pun menegaskan bahwa proses penagihan atau penyitaan barang kredit jangan sampai menimbulkan kekerasan. Jika tidak menemui titik kesepakatan, debt collector dan debitur wajib menyelesaikan masalah tersebut di kepolisian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.