Banyak yang Salah Paham Beda Ganti dan Kuras Oli Transmisi Matik

Kompas.com - 06/09/2021, 11:42 WIB
Ilustrasi proses mengganti oli transmisi otomatis Otomania/Setyo AdiIlustrasi proses mengganti oli transmisi otomatis

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu bentuk perawatan pada mobil adalah rutin mengganti pelumas atau oli. Ibarat darah dalam tubuh manusia, pelumas pada mobil wajib untuk diperhatikan, khususnya pada komponen transmisi otomatis atau mobil matik.

Transmisi otomatis pada mobil perlu diganti olinya dan juga dikuras. Sayangnya, banyak yang tak paham akan perbedaan dari kedua perawatan tersebut.

Padahal, ganti dan kuras oli transmisi otomatis pada mobil merupakan dua jenis pekerjaan yang berbeda. Alat, proses, dan suku cadang yang dibutuhkan juga berbeda. Bahkan, biaya yang dikeluarkan memiliki perbedaan yang signifikan.

Baca juga: Ganti Oli Transmisi Matik Baiknya Berdasarkan Waktu atau Jarak Tempuh?

Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel spesialis matik Worner Matic, mengatakan, untuk proses ganti oli, baik transmisi otomatis model konvensional maupun CVT, biasanya dibutuhkan oli 3 liter hingga 4 liter.

Ilustrasi oli transmisi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi oli transmisi.

"Sedangkan untuk kuras oli bisa 12 liter. Prosesnya juga memakan waktu yang lama," kata Hermas, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ganti oli hanyalah mengganti oli matik yang ada di ruang karter atau bak penampungan oli.

Sedangkan kuras oli adalah mengeluarkan atau mengganti semua oli yang ada di seluruh sistem transmisi. Maka itu, dibutuhkan oli yang lebih banyak.

Baca juga: Seberapa Perlu Kuras Oli Transmisi Mobil Matik?

Banyak yang beranggapan bahwa mengganti oli transmisi sebaiknya dilakukan setiap mobil sudah menempuh jarak 15.000 km. Sedangkan menguras oli transmisi, dilakukan setiap 50.000 km.

Cek bagian transmisi mobil, terutama yang terendam banjir, biasanya oli tercampur air.Kompas.com/Dio Cek bagian transmisi mobil, terutama yang terendam banjir, biasanya oli tercampur air.

Hermas mengatakan, anggapan tersebut sebenarnya kurang tepat. Menurutnya, jika rajin melakukan pergantian oli matik sesuai waktunya, maka tidak perlu kuras oli.

Alasannya adalah oli yang berada di dalam transmisi selalu diperbarui. Sehingga, performa pelumasannya juga tetap terjaga.

Namun, menguras oli transmisi tetap diperlukan jika kondisi oli transmisi sudah tak lagi bisa melumasi dengan baik. Biasanya, akan ditandainya dengan munculnya gejala-gejala penurunan performa pada transmisi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.