Bukan Hanya Berangkat Malam, Bus AKAP Kini Ada Angkatan Pagi

Kompas.com - 27/08/2021, 11:02 WIB
Bus trans Jawa pertama tengah menunggu penumpang di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Kamis (!4/2/2019) pagi. Dok. PO Putera Mulya SejahteraBus trans Jawa pertama tengah menunggu penumpang di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Kamis (!4/2/2019) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com – Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) kerap disebut bus malam. Penyebutan jargon ini bukan tanpa alasan, tetapi karena bus yang kebanyakan berjalan saat malam hari dan sampai di tujuan subuh.

Namun, seiring munculnya Tol Trans Jawa yang membuat waktu perjalanan lebih singkat, bus AKAP lebih fleksibel. Para pengusaha PO BBus mulai menyediakan pemberangkatan pagi. Jadi ketika sampai kota tujuan, masih sore atau malam hari.

Ismuyoko, Staf Operasional PO Putera Mulya mengatakan, awalnya, bus yang melayani trayek Jakarta-Wonogiri tidak ada yang berangkat pagi. Namun, setelah Tol Trans Jawa terhubung di awal 2019, muncullah bus angkatan pagi.

Baca juga: Mengenal Macam Istilah Unik di Dunia Bus Indonesia

Pemandangan yang dapat dilihat penumpang bus trans Jawa berjenis double decker.KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN Pemandangan yang dapat dilihat penumpang bus trans Jawa berjenis double decker.

“Awalnya kami mencoba start pagi arah Jakarta ke timur. Ternyata respons dari penumpang cukup bagus karena mereka sampai tujuan masih sore sehingga masih ada angkutan lokal untuk melanjutkan perjalanannya,” kata Ismuyoko kepada Kompas.com, belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika bus berangkat pagi, waktu perjalanan dari Jakarta-Wonogiri hanya delapan jam. Dengan waktu yang singkat tersebut, bus tidak perlu berangkat malam.

“Kalau dibandingkan antara berangkat malam atau pagi, waktu tempuhnya hampir sama karena lebih banyak lewat tol,” kata Ismuyoko.

Baca juga: Mau Punya Honda Brio? Gaji Minimal Cukup Rp 7 Juta Per Bulan

Dengan banyaknya pilihan jam keberangkatan ini juga berpengaruh pada segmentasi penumpangnya. Ismuyoko mengatakan kalau bus AKAP angkatan pagi lebih diminati mereka yang bepergian dengan keluarga dan anak kecil, sehingga bisa menikmati perjalanan siang hari.

“Untuk okupansinya masih rata antara berangkat pagi dan sore. Tapi kalau Jumat atau Minggu, lebih ramai yang sore karena segmen pekerja yang senang traveling lebih memilih night trip,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.